Home Pesawaran Hukum

Kepala SMAN 1 Kedondong Diduga Korupsi Dana Sekolah Ratusan Juta Rupiah

3767
0
SHARE

Kepala SMAN 1 Kedondong Kabupaten Pesawaran Dudi Indiana, M.Pd

Laporan Pertanggungjawaban Dana BOS, PIP, PPDB & Dana Komite Dimanipulasi


Handalnews.id, Pesawaran - Kepala SMAN 1 Kedondong Kabupaten Pesawaran Dudi Indiana, M.Pd, diduga selama menjabat dari tahun 2016-2019, telah menilep anggaran sekolah yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah untuk kepentingan memperkaya diri pribadi, tanpa peduli akan dampak perbuatannya yang merugikan masyarakat dan negara.

Hal ini diungkapkan beberapa dewan guru dan staf Tata Usaha sekolah setempat.

"Ya pak, selama Pak Dudi menjabat kepala sekolah disini, banyak anggaran sekolah yang tidak jelas kegunaan nya," jelas salah satu dewan guru yang nama nya minta dirahasian, Senin (28/10/19).

Dirinya mengungkapkan semua dewan guru sudah mengetahui semua, namun mereka tidak berani bicara, karena kepala sekolah (Dudi Indiana-red) sangat lihai dan terkenal licik dalam memainkan pelaporan anggaran sekolah.

"Pak Dudi dalam membuat laporan pertanggungjawaban sangat lihai dan licik sehinga aparat penegak hukum serta masyarakat bisa dikelabuinya," katanya.

Dia menyebutkan banyak anggaran sekolah yang di manipulasi dan di mark'up kepala sekolah seperti untuk tahun ajaran 2018/2019, diantara Dana Bantuan Operasional sekolah (BOS), Bantuan untuk Program Indonesia Pintar (PIP), Dana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDP) dan dan Dana Komite.

"Itu baru anggaran tahun ajaran 2018/2019, nilainya sudah Millyaran rupiah, belum lagi tahun 2017 dan 2016, semua kegiatan banyak yang tidak terealisasi dan untuk laporan nya manipulasi dan di Mark'up," ucapnya.

"Tahun ini saja banyak Staf TU dan Guru Honorer yang belum dibayar," tambahnya, namun dirinya mewanti-wanti agar namanya dirahasiakan untuk sementara, kecuali nanti ketika sudah di aparat penegak hukum, diri nya bersedia menjadi saksi.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Kedondong Dudi Indiana, M.Pd, ketika dikonfirmasi melalui telpon seluler tidak di angkat, dan ketika di hubungi melalui Whatsapp, dirinya mengatakan masih dalam perjalanan.

"Wassalamualaikum maaf Dinda tadi gak keangkat. Saya lagi otw pringsewu, anak saya sakit. Buru-buru nanti saya telepon balik ya," ucapnya, Senin (28/10/19).   (Ismail)