Home Mesuji Hukum

Kepsek SMAN 2 Way Serdang Diduga Sunat Dana BOS

878
0
SHARE
Kepala Sekolah SMAN 2 Way Serdang, Mesuji, Sudirman Simanjuk (Foto dok : Handalnews.id)

Handalnews.ud, Mesuji - DenganĀ sikap dingin dan skeptisnya, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Way Serdang, Mesuji, Sudirman Simanjuk, sukses menyembunyikan segala kebobrokan kepemimpinannya terkait dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Tapi semua berubah saat awak koran ini membongkarnya.

Ibarat pepatah Sepintar-Pintarnya Tupai Melompat Pasti Jatuh Juga. Pepatah ini agak pas diberikan kepada Sudirman. Karena ulahnya selama ini dalam mengkorupsi dana BOS, nasib sang oknum kepala sekolah culas itu diperkirakan akan berakhir didalam penjara.

Bukan tanpa alasan, berakhirnya tirani Sudirman ini lantaran selama 2 tahun belakangan ini, dia sudah melancarkan dugaan KKN dana BOS Tahun 2018-2019 dengan modus menyunat setiap kucuran dana bantuan itu, yang seharusnya diperuntukan bagi kegiatan yang ada disekolah tersebut.

Narasumber koran ini menjelaskan, dana BOS yang diterima oleh SMA Negeri 2 Way Serdang tahun 2018 sebesar Rp373.800.000 dengan rincian pada Triwulan 1 sebesar Rp74.480.000; Triwulan 2 sebesar Rp150.080.000; Triwulan 3 sebesar Rp74.760.000 dan Triwulan 4 sebesar Rp74.480.000.

Disebutkan jika dari setiap tahap pencairan, dana tersebut pasti terjadi indikasi korupsi. Contohnya, terus sumber, dana BOS tersebut disalurkan dalam beberapa kegiatan, sedangkan untuk SMA Negeri 2 Way Serdang, Indikasi dugaan korupsi dana BOS berasal dari kegiatan ektrakulikuler, pengelolaan sekolah dan pemeliharan sarana dan prasarana sekolah.

Dikatakan sumber jika kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler menjadi lahan empuk bagi Sudirman untuk melancarkan aksinya.

Diketahui jika SMA Negeri 2 Way Serdang menganggarkan beberapa kegiatan ektrakulikuler seperti Basket, Bola Kaki, Futsal, Pramuka, Paskibra dan masih ada lainnya.

"Tetapi realisasinya sangat tidak sesuai dengan nominal anggaran yang dikucurkan.
Lalu kegiatan pengelolaan sekolah, Triwulan Pertama di anggarkan sebesar Rp25.625.000; Triwulan II Rp14.641.000; Triwulan III Rp13.580.000 dan Triwulan IV Rp24.767.000. Bisa dicek sampai sejauh mana realisasinya," papar sumber.

Dugaan KKN di SMAN 2 Way Serdang, kata sunber, masih berlanjut pada kegiatan pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah.

Diucapkan, pada Triwulan I dianggarkan sebesar Rp17.672.000; Triwulan III Rp15.151.000 dan Triwulan IV sebesar Rp8.820.000. "Bila melihat dari nominal yang dikucurkan tentu terbayang keadaan sekolah yang bersih dan rapih tetapi perlu diketahui itu hanya anggan-angan saja. Sebab yang terjadi sekolah SMA Negeri 2 Way Serdang begitu kumuh,"tutup sumber.

Atas kejadian ini, banyak kalangan yang berharap agar pihak penegak hukum bisa segera mengambil tindakan untuk menghentikan sepak terjang Sudirman dalam menggeroggoti dana BOS disekolah tersebut. (*)