Home Lampung Tengah Pariwara

Ketua PWI Lamteng Minta Oknum Kakam Kutowaringin Di Beri Sanksi Tegas Atas Video Virallnya Di FB

341
0
SHARE
Poto Dok : Ganda Haryadi

Handalnews.id, Lamteng - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Lampung Tengah (Lamteng) Ganda Hariyadi, SH, MH pertanyakan kelanjutan  sanksi bagi oknum Kepala Kampung Kutowaringin Kecamatan Sendangagung, yang videonya Viral di FB, beberapa bulan lalu, diduga memeluk seorang wanita yang bukan mukhrimnya. 

Di jelaskan bahwa beberapa bulan lalu jagad Mesdsos digegerkan beredaenya videonya yang diduga oknum kepala Kampung Kutowaringin, AG Tengah memeluk seorang wanita didalam salah satu room karaoke. 

Untuk itu sang oknum kakam tersebut telah diberikan teguran dan sanksi administrasi, yang diduga tidak membuatnya jera. Sehingga hal serupa dikhawatirkan akan kembali terulang baik bagi pribadinya atau ada oknum yang lainya. 

Ganda juga mengkhawatirkan perilaku tidak senonoh tersenut, akan menimpa diulangi oleh oknum lainya karena tidak ada sanksi tegas melainkan hanya sebatas teguran dan administrasi. 

Menurut Ganda Hariyadi, perilaku oknum kepala Kampung yang berbuat tidak selayaknya terhadap istri orang lain.yang juga stafnya tersebut mesti ditindak tegas. 

"Kok hanya sebatas sanksi administrasi, berupa teguran  yang tujuanya agar oknum kakam tersebut tidak mengulanginya lagi," ungkap Ganda. 

Ganda nenambahkab bahwa oknum kepala Kampung tersebut adalah seorang pimpinan, PMK dan Ispektorat harus menerapkan sanksi tegas lainya. 

Agar para oknum tidak menganggap remeh sanksi administrasi dan sebatas teguran. Walaupon persoalan tersebut terjadi beberapa bulan lalu. 

"Oknum tersebut yang videonya viral di FB, diduga memeluk istri orang lain, kan disinyakir telah melanggar etik dan kode etik. Jadi sanksinya harus tegas dan diumumkan secara terbuka," ujarnya.

Ketua PWI Lamteng Ganda Hariyadi, juga meminta inspektorat, PMK menerapkan sanksi lainya agar perilaku tak terpuji tersebut tidak diulangi oleh yang lainya. Sehingga yang lainya hanya beranggapan sekedar sangsi administrasi dan teguran. 

"PMK dan Inspektorat harus membuka kembali persoalan tersebut agar perilaku para pemimpin ditingkat Kampung memiliki perilaku yang baik menjadi contoh dan suritauladan masyarakatnya. Dan tidak meremehkan sangsi teguran dan administrasi," tegasnya. 

Sekedar diketahui beberapa bulan lalu,  jagad maya Lamteng digegerkan dengan beredarnya Video seorang oknum kepala Kampung memeluk seorang wanita yang tak lain adalah stafnya didalam room sebuah karaoke. 

Video tersebut menjadi viral dan menjadi trending di kalangan masyarakat, piihak Kecamatan, PMK dan Inspektorat ambil langkah cepat dengan memanggik oknum tersebut namun hanya diberikan sanksi teguran dan administrasi. (Mis)