Home Pesawaran Pariwara

Komisi 3 DPR RI Reses, Kapolres Pesawaran Sebut Ungkap Kasus Naik Signifikan

232
0
SHARE
Poto Dok : Humas Polres Pesawaran

Handalnews.id, Pesawaran - Kabupaten Pesawaran terdiri dari 11 kecamatan, mempunyai 4 polsek diataranya Polsek Padang cermin yang mengcover 5 kecamatan dan ada Polsek tegineneng , Polsek Gedong Tataan dan Polsek Kedondong. Peningkatan 60% baik pengungkapan Narkoba dan kejahatan konvensional ada penangan kasus Pidana ungkap kasus naik dengan signifikan dan kegiatan penanganan curat curas telah banyak yang terungkap oleh Polres Pesawaran beserta jajaran Polsek baik dengan langkah internal maupun eksternal.

Demikian diungkapkan Kapolres Pesawaran AKBP Vero Radmantyo, S.IK., M.H saat, menerima Kunjungan Kerja (Reses) Anggota Komisi III DPR RI, di Gedung Pamor Persada polres setempat, Jum'at (24/7/2020).

Kapolres juga mengatakan untuk tahapan Pemilukada Kabupaten Pesawaran dalam prosesnya selalu di monitor dengan baik yang akan di laksanakan di wilayah hukum Polres Pesawaran.

"Dan situasi di saat pandemi Covid 19 ini dimana kami bekerjasama dengan KPUD Kabupaten Pesawaran dan Bawaslu Pesawaran dalam memonitoring proses Pemilukada yang sedang berjalan pada saat ini," jelasnya.

Dia menambahkan diwilayah-wilayah Polsek jajaran sudah mempunyai alat penyemprotan disinfektan untuk penanganan Covid-19 yang ada di Kabupaten Pesawaran.

"Saat ini terdapat beberapa orang yang selalu di awasi dan terkena virus Corona berdasarkan Hasil tes Swap di Dinkes Kabupaten Pesawaran dan alhamdulillah sudah membaik dan untuk saat ini, sementara wilayah Kabupaten Pesawaran masih dalam zona hijau," ujarnya.

Sementara itu Taufik Basari, S.H.,S.Hum.,LL.M dari Anggota Komisi III DPR RI dalam sambutannya mengatakan, komisi 3 DPR RI Sebagai pengurus seperti Polri, jaksa, hakim, Mahkamah Agung, KPK dan jajaran hukum yang ada di Indonesia.

"Saya berharap Polri ke depan dapat memperbaiki dan fokus pada Tindak Pidana kekerasan pada Perempuan dan anak. Dan khususnya Unit PPA agar meminta perhatian kepada Kapolri agar dapat perspektif pada kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak dan cara penanggulangannya, pencegahan, dan penindakannya.

Untuk itu katanya, melibatkan instansi publik dalam melakukan pencegahan yang paling efektif perannya adalah masyarakat dan harus lebih di tekankan lagi penyuluhan-penyuluhan yang dilaksanakan oleh Unit PPA khususnya kekerasan seksual yg terjadi di wilayah-wilayah," ucapnya.

Sedangkan Kabag Ops Polres Pesawaran Kompol Yohanis S.H., M.H. memamparkan situasi khamtibmas yang ada di Kabupaten Pesawaran dalam penanganan tindak pidana tahun 2020 saat ini menurun jika di bandingkan di tahun 2019, kemudian dalam pengungkapan kasus narkoba di bulan Januari sampai Juli tahun 2020 sebanyak 47 kasus dan dalam pelaksanaan penyidikan di Unit PPA sat reskrim Polres Pesawaran ada 8 berkas yang dimana 6 berkas sudah dalam tahap p21 dan 2 berkas lainnya dalam proses penyidikan.

"Secara keseluruhan kasus yang terjadi di Polres Pesawaran turun 0.5%. Kecelakaan lalulintas dari tahun 2019 turun 31%, kasus menonjol di bulan Maret 2020 yaitu kasus narkoba dengan barang bukti 26 gram Sabu dan kasus pembunuhan dalam waktu 24 jam pelaku telah ditangkap dan sudah diamankan di rutan makko Polres Pesawaran kemudian dalam tahap penyelesaian pemberkasan," jelasnya.  (rls/Ismail)