Home Lampung Tengah Umum

KUPTD PD Bandarjaya - Wates Keluhkan Kondisi Pasar BJP

105
0
SHARE
Foto: dok HandalNews.id

HandalNews.id, Lampung Tengah - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Pasar Daerah (PD) Pasar Bandarjaya - Wates, Joni Trijaya, mengeluhkan kondisi pasar Bandarjaya Plaza (BJP) yang sangat carut marut. 


Menurutnya, kerusakan pasar BJP saat ini sudah sangat memperihatinkan, mulai dari bagian depan gedung, pintu masuk, lantai, tembok, atap dan seluruh fasilitas yang ada disana, semuanya mengalami kerusakan yang sangat parah. 


"Pasar ini sudah tidak layak lagi, semuanya sudah rusak. Selama dikelola oleh pihak ketiga (PT. Pandu Jaya Buana-red) tidak pernah melakukan perbaikan, lihat saja semuanya rusak parah," keluh Joni, Selasa (8/6/2021). 


Ditambahkannya, wajah bagian depan dikerjakan tidak selesai, semua pintu rusak parah, keramik lantai banyak yang mengelupas, ditambah lagi pada bagian atap juga bocor, sehingga pasar ini sangat tidak sedap dipandang mata, baik dari luar ataupun dalam. 


"Saya bingung, apa yang dilakukan mereka (PT. PJB-red) selama lima tahun ngelola pasar ini (BJP-red), keramik lantai mengelupas, atap rusak dan bocor tidak diperbaiki. Atap yang bocor hanya diganti menggunakan terpal plastik, semua pintu rusak gak ada perbaikan," kata Joni. 


Senada dengan keluhan KUPTD, Joni Trijaya, beberapa pedagang juga merasakan hal yang sama, mereka tidak lagi merasakan kenyamanan di pasar tersebut. Tidak ada pembangunan ataupun perbaikan sarana dan prasarana pasar, agar pedagang dan pengunjun bisa nyaman. 


"Gak ada pembangunan ataupun perbaikan, cuma ada pembangunan tangga yang tidak terpakai, perubahan wajah gedung bagian depan tidak selesai. Kedua bangunan itu tidak bermanfaat bagi pedagang, sementara atap bocor dimana-mana, gak ada perbaikan," ujar pedagang. 


Beberapa pedagang yang mangkal di bawah tangga bagian tengah berharap, agar Bupati segera menyerahkan pengelolaan pasar tersebut, kepada orang atau perusahaan yang profesional dan bermodal, agar dapat memperbaiki dan merubah pasar jadi lebih baik, mereka mengaku jenuh dengan kondisi pasar yang semerawut. (Gun)