Home Way Kanan Pendidikan

Lapas Wayka Gandeng PKBM Berantas Buta Aksara Narapidana

236
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Way Kanan - Dalam rangka meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) para Narapidana (Napi), yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Way Kanan, pihak Lapas setempat menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Flamboyan. 

Dikatakan Kepala Lapas (Kalapas) Way Kanan, Syarpani, usai penandatanganan kerjasama, yang berlangsung di aula lapas, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya, perjanjian kerjasama tersebut dalam rangka memberantas buta aksara di dalam Lapas. Mengingat dari sekian banyak warga binaan yang ada disana, ada sekitar 84 orang yang tidak dapat baca tulis. 

“Ya benar, pagi ini kami melaksanakan perjanjian kerjasama dengan PKBM Flamboyan, dalam rangka meningkatkan kwaliatas sumber daya manusia narapidana, dan memberantas buta aksara di dalam Lapas Way Kanan ini,” ujar Putera asli Way Kanan, yang baru menjabat sepekan ini.

Ditambahkan mantan Kalapas Gunungsugih, bahwa pada tahap awal akan merekrut sebanyak 25 orang narapidana. “Kita sudah siapkan 25 narapidana untuk tahap awal di paket A," katanya. 

Syarpani juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua PKBM Flamboyan, atas kepeduliannya membantu meningkatkan pengetahuan dan pendidikan kepada para Napi, agar bisa lebih bermanfaat saat kembali ke lingkungan masyarakat. 

Sementara itu Ketua PKBM Flamboyan mengatakan, sekolah paket ini merupakan salah satu program untuk membantu pemerintah, guna mengentas buta aksara, yakni program wajib belajar (Wajar) 12 tahun.

“Sekolah paket ini, kita adakan untuk menjalankan program pemerintah dalam pengentasan buta aksara, dan memberikan hak untuk dapat mengenyam pendidikan bagi narapidana sekalipun,” ujarnya.

Saat di temui, salah satu Napi berinisial AW (25), seorang Napi dengan kasus perampokan, menyataka  dirinya bersyukur karena di dalam Lapas, ia dapat melanjutkan pendidikannya yang dulu sempat tertunda.

“Terimakasih kami ucapkan kepada bapak Kalapas Way Kanan, juga kepada PKBM Flamboyan, yang telah membantu kami mewujudkan harapan, untuk mendapatkan ijazah setara SD bahkan sampai SMA,” ucapnya.

Terselenggaranya Program Kejar Paket ini, agar para Napi yang belum sempat mengenyam pendidikan, dapat menerima pendidikan melalui program paket, serta diharapkan setelah bebas nanti, para peserta kejar paket dapat mencari pekerjaan, yang dapat jadi bekal hidup untuk diri dan keluarganya. (Gun/Henny)