Home Lampung Utara Hukum

LAPOR...Anggaran Covid-19 untuk Warga Meninggal Dikorupsi

223
0
SHARE
Ilustrasi

Lampung Utara (Handal.News)-----Dugaan penyalahgunaan keuangan anggaran dana COVID-19, Kabupaten Lampung Utara yang bersumber Dari Anggaran APBD,ODP, dan anggaran dati Dana Desa total keseluruhan  senilai Rp 57 Miliar pada tahun 2020.

Berdasarkan hasil penyelidikin yang sudah dilakukan pihak Koran ini dilapangan, telah ditemukan perbuatan melanggar hukum berkaitan dengan kegiatan
 anggaran Covid-19, Kementerian Sosial RI memberikan santunan kematian Rp 15 juta per orang pada ahli warisnya yang meninggal karena Covid-19. Hal itu di Sampaikan Langsung oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Drs. Asep Sasa Purnama di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (24/3/2020). Lalu.

Sedangkan Kabupaten Lampung Utara total yang meninggal dunia ada 15 orang.
Penghitungan Kabupaten Lampung Utara saat ini yang Positif terjangkit Covid-19 ada sekitar 765 Orang, yang sudah dipastikan sembuh dari  wabah covid-19, sebanyak 589 orang,  dan suspek 24 orang.

Dari hasil Penyusuran di lapangan, seperti Santunan kematian senilai Rp 15 juta. Diduga Ahli waris dari Pihak Keluarga hingga kini mereka tidak pernah menerima bantuan tersebut, ucap beberapa ahli waris yang tersebar di 23 kecamatan, 15 Kelurahan, 232 Desa.
Mereka menambahkan, " adanya bantuan sebesar Rp 15 juta saja baru ini kami dengar, ujar mereka. "

Adanya hal itu, kuat dugaan anggaran yang diduga dikorupsi oleh Oknum Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Utara sebesar Rp 225 juta.

Bila hal itu benar yang dilakukan para Oknum anggota Gugus Covid-19, disana, betapa Teganya, uang Kematiyan saja masih jadi Lahan Korupsi. Apa lagi Bantuan-bantuan lain, pasti tak luput dari para oknum Korup disana.

Padahal Upaya pemerintah menggelontorkan anggaran secara Darurat itu untuk penanganan pandemi covid-19 yang kian bertambah pesat penyebarannya di tengah masyarakat.

Oleh karenanya perilaku para oknum tersebut sesuai dalam undang-undang nomor 20 Tahun 2001 JO, Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. yang ancamannya Seumur Hidup.

Masyarakat Lapung Utara mengharapkan Pihak Penegak Hukum seperti POLRI, KAJARI,KPK untuk membongkar dugaan penyalahgunaan dana covid-19 secara profesional dan sampai ke akar-akarnya karena perilaku Para oknum tersebut sama sekali tidak manusiawi dan layak untuk dihukum berat.

Hingga berita ini diturunkan Pihak pihak terkait belum dapat diminta keterangan adanya dugaan Korupsi anggaran Kematian akibat virus Covid-19, namun hal ini akan terus di ungkap pada edisi mendatang. (Red)