Home Bandar Lampung teknologi

Lebih Dari Setengah Penduduk Lampung Buta Internet, Ini Tanggapan Diskominfotik Provinsi

132
0
SHARE

caption foto

Handalnews,id, Bandar Lampung – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung membantah rilis hasil Survei Nasional Pengguna Internet 2018 dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), yang menyatakan Lampung merupakan salah satu provinsi dengan penetrasi internet terendah di Indonesia.


Menurut Kasi Pengembangan TIK, Irsan mewakili Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Chandri, sejauh ini pihaknya secara terus-menerus mengkampanyekan bagaimana menggunakan internet yang positif dengan maksimal.


“Tugas kita mengkampanyekan kepada masyarakat untuk menggunakan internet. Banyak sekali dampak positif dan kita mewarning dampak negatif. Dan Pemprov Lampung sudah menyediakan pasar online,” jelas Irsan, Selasa (2/7/2019).


Bahkan, dirinya meragukan metode survei yang digunakan oleh pihak APJII. Sebab kata dia, pengguna internet di Lampung tergolong tinggi. “Kita perlu ketahui bahwa internet itu tidak semuanya dari pasokan bandwidth yang dijual provider. Ada juga pengguna seluler itu kan akses internetnya tinggi, apakah itu terekam oleh mereka traffic-nya. Yang mereka rekam itu mungkin adalah mereka menjual bandwidth ke pemerintah, swasta dan nilai yang dibeli itu minim dan akhirnya mereka memvonis akhirnya penggunaan internet di Lampung itu minim,” jelasnya.

Agar penggunaan internet bisa tersebar sampai ke penduduk desa, saat ini pemerintah pusat sudah mengerahkan relawan TIK yang bertugas ke desa-desa untuk memfasilitasi masyarakat bagaimana mereka menggunakan internet dengan baik.


“Kalau memaksakan orang menggunakan internet memang salah satu tugas kita sesuai dengan kebutuhan mereka. Misalkan petani, kita sarankan menggunakan internet untuk mengetahui bagaimana cara bercocok tanam dan memasarkan hasil usaha mereka, itu sudah kita lakukan selaku pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota,” katanya.


Untuk diketahui, APJII merilis hasil Survei Nasional Pengguna Internet 2018. Hasilnya, ada empat provinsi dengan penetrasi internet terendah di Indonesia. Yaitu Lampung, Sulawesi Barat, Aceh, dan Gorontalo. Pihak APJII menyatakan, setengah atau lebih penduduk di empat wilayah tersebut tidak pernah mengakses dunia maya.


Untuk Provinsi Lampung, data APJII menjelaskan porsi pengguna internet hanya 39,5 persen. Sisanya masih buta internet. Survei Nasional Penetrasi Internet 2018 melibatkan 5.900 sampel dengan margin of error 1,28 persen. Sampel yang diambil adalah orang yang telah berinternet lebih dari 3 bulan sejak akhir 2018. Survei ini dilaksanakan mulai dari 9 Maret—14 April 2019. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan bantuan kuesioner. (*)