Home Lampung Tengah Pariwara

Loekman : Masyarakat Silahkan Gunakan Balai Kelurahan

129
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto mempersilahkan kepada masyarakat umum, memanfaatkan Balai Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggibesar, karena fasilitas tersebut juga milik masyarakat umum.

"Masyarakat umum dipersilahkan untuk memanfaatkan balai kelurahan, karena ini juga milik masyarakat. Baik untuk acara pesta hajatan, pertemuan atau apapun. Tapi yang dirawat dan dijaga kebersihannya," ujar Bupati.

Statemen Bupati Loekman ini disampaikannya disela-sela peresmian balai kelurahan setempat, Rabu (27/11/2019). Peresmian penggunaan balai tersebut, setelah sebelumnya dilakukan perbaikan rehab total pada beberapa sisi bangunan.

Acara yang berlangsung sekitar pukul 20.30 wib kemarin malam, dihadiri Camat Terbanggibesar, Fathul Arifin, beberapa Lurah dan Kakam, tokoh agama, tokoh masyarakat, jama'ah masjid Istiqlal dan masyarakat tamu indangan lainnya.

Ditambahkan bupati, perbaikan pada fasilitas aset milik pemerintah daerah ini penting dilakukan, tujuannya untuk menunjang kinerja aparatur pemerintah kelurahan, dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Dan aparatur juga diharapkan semakin nyaman dalam bekerja, dengan fasilitas yang telah diperbaiki.

Sementara menurut keterangan Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Bandarjaya Barat, Jumanto mengatakan, pembangunan rehab balai kelurahan ini menghabiskan dana sebesar Rp198 juta, bersumber dari Dana Kelurahan (DK) tahun 2019.

Beberapa bagian gedung yang direhab, diantaranya pada seluruh kusen pintu dan jendela, serta bangian atap yang semula dari bahan kayu dan genting, diganti dengan rangka baja ringan dan genting multi roof.

Pengerjaan yang memakan waktu selama satu bulan, yaitu antara pertengahan bulan Oktober sampai pertengahan Nopember, dikerjakan oleh 15 orang tenaga kerja tukang bangunan. Juga dibantu tenaga kerja dari masyarakat secara gotong royong.

"Alhamdulillah pengerjaannya selesai tepat waktu. Selain dikerjakan oleh 15 orang tenaga kerja tukang, juga dibantu masyarakat dengan kerja secara gotong royong," pungkas Jumanto. (Gun)