Home Lampung Tengah Pariwara

Loekman : Perusahaan Pengelola BJP Gak Akan Kita Perpanjang

191
0
SHARE

Handalnews.id, Lampung Tengah - Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto dengan tegas menyatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng, tidak akan memperpanjang kontrak kerjasama dengan PT. Pandu Jaya Buana (PJB), yang mengelola pasar Bandarjaya Plaza (BJP).

"Ya nggak akan kita perpanjang lagi lah, kontrak pengelolaan pasar ini. Lihat saja kondisi pasar kita seperti itu," keluh bupati.

Statemen orang nomor satu di Pemkab Lamteng ini, disampaikan kepada www.handalnews.id, saat dirinya mengunjungi proyek pembangunan air mancur menari, yang terletak di depan masjid Istiqlal Bandarjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Senin (4/11/2019).

Ditambahkannya, secepatnya dia akan memerintahkan jajaran Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) Lamteng, yang diketuai oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamteng, Adi Erlansyah, agar menyelesaikan semua persoalan yang berkaitan dengan pasar modern BJP ini.

Ia berharap, mulai Januari 2020 mendatang PT. PJB tidak lagi mengelola pasar tersebut. Mengenai siapa yang akan mengelola berikutnya, bupati menyerahkan mekanismenya kepada TKKSD. Apakah akan tetap diberikan kepada pihak ketiga atau pemerintah daerah, semuanya diserahkan kepada keputusan TKKSD.

"Ya kita lihat dulu nanti, keputusan TKKSD seperti apa, ya kita ikuti. Apa diserahkan kembali kepada pihak ketiga, atau pemerintah daerah sendiri yang mengelola, tinggal apa keputusan TKKSD nanti," ujar Loekman.

Saat Bupati Loekman mengarahkan pandangan ke pasar BJP, dirinya langsung mengungkapkan kekecewaannya, dengan kondisi pasar yang semerawut, ia mengaku sangat sedih dan tidak layak dikatakan sebagai pasar modern.

"Lihat saja kondisinya, masak pasar modern seperti itu, semerawut dan acak-acakan sama sekali tidak teratur begitu," ungkapnya bernada sedih. (Gun)