Home Lampung Tengah Artikel

Mantaap !!! DD Sri Dadi dikerjakan sesuai prasedur

546
0
SHARE
(Foto dok : Handalnews.id)

Handalnews.id, Kalirejo - Pemerintah Kampung, Sri Dadi Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, terus menggenjot pembangun infrastruktur kampungnya dalam memanfaatkan kucuran Dana Desa tahun anggaran 2019. 


Kepada awak Koran ini, Kepala Kampung Sri Dadi, Drs. Ade Sujana mengatakan jika Dana Desa tahun 2019 yang dimereka terima dimanfaatkan untuk melaksanakan pembangunan Drenase, penimbunan badan jalan di dusun  6, TPT perbaikan perataan  jalan si dusun 1, penimbunan badan jalan  lapen rabat beton belum di kerjakan    dan semua dikerjakan sesua rab.



Ade,  menjelaskan bahwa bangunan itu menggunan batu belah dan sudah di akui pihak Pu. Dan tidak menyalahi aturan yg ada.


Klau ada yg menyalahi klau batu nya putih namun batu tersebut sudah di akui pihak pemerintah  juga ujar nya.


Ade mengatakan jika semua pekerjaan yang direalisasikan tersebut dilaksanakan oleh masyarakat setempat dan menggunakan material kelas atas, dengan harapan agar kualitas bangunan bisa bertahan lama dan tidak gampang mengalami kerusakan. 


“Pembangunannya kita maksimalkan mutu kualitasnya, supaya tidak mudah rusak dan bisa bertahan lama. Kalau kualitasnya bagus kan yang menikmati masyarakat kita sendiri. Sementara kalau cepat rusak yang dibikin susah ya masyarakat sendiri,” ujar Ade.


Selain itu dia juga menghimbau masyarakat setempat agar turut bersama-sama dalam menjaga dan merawat setiap hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan. “Dana Desa ini merupakan upaya pemerintah untuk memeratakan pembangunan dari desa, sehingga hasil pembangunannya harus dijaga dan dirawat oleh masyarakat desa sendiri,” tambahnya. 


Selain itu, Ade menjelaskan bahwa dalam tahapannya, pembangunan yang sudah dilaksanakan pihaknya merupakan keputusan dari musyawarah bersama masyarakat Kampung Sri Dadi “Kita tidak asal bangun-bangun saja, soal apa yang akan dilaksanakan menggunakan Dana Desa semua harus berdasarkan mufakat seluruh masyarakat,” jelasnya. 


Bahkan menurut Ade dirinya senantiasa mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar selalu terbuka dan transparan dalam pemanfaatan Dana Desa, sehingga tidak terjadi celah-celah permainan yang akan merugikan banyak pihak. 


“Sebagai perangkat kampung, saya selalu mengingatkan untuk bekerja secara jujur, terbuka dan ikhlas. Jangan coba-coba untuk bermain-main dengan Dana Desa karena mekanisme aturannya sudah jelas dan dampaknya juga jelas,” papar dia lagi. 


Dengan bekerja secara professional, lanjut Ade, maka tujuan untuk menciptakan Kampung Sri Dadi yang maju, makmur dan sejahtera bukanlah sekedar wacana. “Sekarang untuk menciptakan semua cita-cita itu hanya diperlukan kesepahaman dalam persepsi dan tindakan,” pungkasnya. (Iron Guna)