Home Lampung Selatan Pendidikan

Mantap, SDN Purwotani Dapat Bantuan RKB Dan UKS

131
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id (Lamsel) Sekolah Dasar (SD) Negeri Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, mendapatkan Bantuan pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) dan satu unit Ruang Kesehatan Sekolah (UKS), Sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020. Hal tersebut dikatakan oleh Supriyadi, S.Pd, selaku kepala sekolah ketika ditemui di kantornya pekan lalu. 

Supriyadi menjelaskan jika pembangunan RKB tersebut saat ini sudah berjalan kurang lebih 40 persen.

"Pencairan DAK baru tahap pertama, dan alhamdulilah hingga saat ini kegiatan berjalan dengan lancar," katanya. 

Iya meneruskan, dalam pekerjaan tersebut pihaknya menggunakan tenaga yang ahli dalam bidang kontruksi pembangunan, sehingga diyakini hasil dari pembangunan tersebut akan sangat baik. diperkirakan pekerjaan pembanguan RKB dan UKS tersebut paling lama 120 hari.

"Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan tersebut mendapatkan hasil yang memuaskan," jelasnya. 

ia juga mengatakan jika pembangunan RKB dan UKS, dikerjakaan secara Swakelola, dan mengacu pada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) serta Juklak dan Juknis.

"Dalam pembangunan tersebut kami melibatkan Ketua Komite, serta Panitia Pembangunan Sekolah," ujarnya. 

Selain itu, ia juga menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah sangat bermanfaat untuk SDN Purwotani, terkusus untuk bantuan Ruang UKS, sebab selama ini memang sekolah tersebut belom memiliki ruang Khusus UKS.

"Saya sangat bersukur sekali, alhamdulilah SDN Purwotani dapat bantuan RKB dan UKS," katanya. 

Ia juga mengatakan, bahwa pihak sekolah sangat bersikap transparan terkait pembanguan tersebut.

"Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat khusunya di Purwotani  untuk mari sama-sama mengontrol pekerjaan pembanguan, Karna ini untuk kita bersama, untuk anak-anak kita bukan untuk saya sendiri," ajaknya.

Ia memastikan jika dengan adanya bantuan RKB dan UKS tersebut akan meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar, (KBM).

"Nanti kalau siswa sudah masuk sekolah seperti biasa, tidak lagi sistem daring maka saya yakin siswa akan sangat senang dengan sekolahnya, dan dengan begitu semangat mereka dalam menuntut ilmu akan lebih besar," ujarnya.

Ia berharap, pekerjaan pembangunan tersebut dapat terlaksana dengan lancar tanpa terkendala apa pun. (Rizal)