Home Pesawaran Hukum

Masyarakat Banjar Negeri, Desak APH Usut Pamsimas 2019

276
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Diduga Ada Keterlibatan Oknum Dishub Pesawaran

Handalnews.id, Pesawaran - Masyarakat Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut mandek nya pekerjaannya pembangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) 2019, di setempat.

"Saya berharap aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Pesawaran maupun Kejaksaan Negeri agar menindaklanjuti kenapa Pamsimas 2019 yang ada di Desa Banjar Negeri tidak di realisasikan dengan maksimal," ungkap Sahril warga desa setempat, Kamis (25/6/2020).

Ini katanya, ada dugaan keterlibatan mantan Pj Kades setempat Azmal Haq dalam penggunaan anggaran Pamsimas 2019, sehingga sampai saat ini pembangunan Pamsimas di desa nya tidak terlaksana dengan baik.

"Pak Azmal Haq, yang saat ini bekerja di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran ada keterlibatannya dalam penggunaan anggaran tersebut," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, mandek nya pekerjaannya pembangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) 2019, di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran di duga ada ada keterlibatan Pj Kades setempat Azmal Haq dalam penggunaan anggaran tersebut.

Salah satu warga Desa Banjar Negeri Sahril mengungkapkan terhambat nya pekerjaan Pamsimas tersebutkan disebabkan dana untuk pembangunannya tidak ada karena diduga terpakai oleh mantan Pj desa setempat.

"Pertama dipakainya sebesar Rp 29.000.000 kemudian Rp 25000000 jadi total keseluruhan nya Rp 54.000.000," ungkapnya, Kamis (28/5/2020).

Dia menambahkan dengan adanya dana Pamsimas yang terpakai oleh Azmal Haq, pembangunan Pamsimas di Desa Banjar Negeri jadi terbengkalai sampai dengan sekarang ini.

"Untuk Dana Pembangunan Pamsimas tahun 2019 di Desa Banjar Negeri sebesar Rp 270 juta namun gegara terpakai maka saat ini mandek," ujarnya.

"Jadi kami berharap kepada aparat penegak hukum agar permasalahan ini di tindak lanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia," harapnya.

Sementara itu Adi sebagai bendahara Pamsimas membenarkan jika dana tersebut dipinjam oleh mantan Pj Kades Banjar Negeri.

"Memang benar pernah dulu di pinjam oleh oleh Pak Azmal Haq dengan alasan ada keperluan, namun dana itu sudah di kembalikan lagi, kalau nggak salah sisa Rp 10 juta lagi, namun kalau mau jelas, silakan tanya dengan ketua," sebutnya.

Terpisah Azmal Hag mantan Pj Desa Banjar Negeri ketika dikonfirmasi beberapa melalui telpon seluler walau keadaan aktif namun tidak di angkat.   (Ismail/Sahril)