Home Lampung Tengah Peristiwa

Masyarakat Kampung Baru, Gugat Janji Pengusaha Walet

338
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamteng - Merasa dikibulin selama puluhan tahun oleh para pengusaha sarang burung walet, masyarakat Kampung Gaya Baru Kecamatan Seputih Surabaya menggugat menagih janji.

Pasalnya, para pengusaha burung walet yang mendirikan sekitar 40  unit gedung sarang walet di wilayah Gaya Baru telah mengingkari kesepakatan dengan warga sekitar gedung sarang walet, di mana pada awal pendirian gedung telah terjadi kesepakatan antar para pengusaha dengan warga setiap panen para pengusaha akan memberikan yang 10 persen kepada warga dengan rincian 5% untuk anak yatim dan 5% untuk warga sekitar gedung, namun janji itu tidak pernah ditepati.

Ironisnya, ternyata  pembangunan gedung sarang burung walet itu hingga saat ini tidak mengantongi izin yang resmi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Kepala Dusun V Kampung Gaya Baru I, Tugiyanto menjelaskan bahwa para pengusaha uang membangun gedung sejak tanggal 30  April 2007 lalu itu hampir 100 persen tidak memiliki izin resmi, dan tidak pernah perduli dengan warga lingkungan, serta mendirikan bangunan tanpa 'cawe -cawe' warga sekitar lokasi, apalagi memusyawarahkan dengan warga sekitarnya.

"Para pengusaha sarang walet yang ada diwilayah khususnya di Dusun V Kampung Gaya Baru I, Seputih Surabaya ini, terkesan kebal dengan aturan dari pemerintah, pasalnya sejak berdirinya gedung tersebut tidak pernah terbersit untuk mengurus izin resmi, mereka sudah percaya diri atas izin dari warga sekitar, walaupun itu didapat dengan membohongi warga," tegas Kepala Dusun V Kampung Gaya Baru I Seputih Surabaya ini.

Terpisah, Camat Seputih Surabaya Dedy Fadilla didampingi Kapolsek AKP Yopy Kurniawan, juga memaparkan bahwa pihaknya sudah pernah berulang kali memberikan teguran baik lisan maupun tertulis, namun anehnya oleh pengusaha tersebut tidak dihiraukan, bahkan Forum Pimpinan Kecamatan dikesankan 'usil' terhadap usaha mereka.

"Para pengusaha ini, tidak sedikitpun pernah mau peduli baik terhadap warga sekitar bangunan, aparat dari Kampung, maupun aparat tingkat Kecamatan, warga sekitar juga udah kami ajak bermusyawarah, warga sekitar harusnya mereka rangkul baik - baik," tegas Camat yang diamini Kapolsek ini.

Terakhir, warga Kampung Gaya Baru I ketika ditemui dirumah, Abdul Salam dan rekannya Turman menjelaskan bahwa keberadaan bangunan gedung walet dilingkungan, nantinya dikhawatirkan akan memiliki dampak cenderung akan menularkan penyakit, sementara para pengusaha itu tidak pernah menunjukkan rasa khawatir yang mungkin akan terjadi.

"Sebaiknya pihak yang kuasa, secepatnya untuk bersikap, apalagi ini musim penghujan yang tentunya kuman dari gedung tersebut gentayangan dibawa angin, jika tidak mereka harus taati aturan dengan membuat izin yang resmi, dan termasuk warga sekitar lingkungan juga dipedulikan," harap Abdul Salam yang disertai dengan anggukan dari Turman ini. (Mis)