Home Bandar Lampung Pendidikan

Masyarakat Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa sambut baik Sosialisasi Advokasi Hukum Agraria,KDRT dan UU ITE

92
0
SHARE

Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Rajabasa - Guna meningkatkan kesadaran serta melindungi perempuan dan anak, Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa adakan Sosialisasi Advokasi Hukum Agraria,KDRT dan UU ITE tanggal 20/2019.

gelar kegiatan sosialisasi pembinaan pencegahan untuk menghindari adanya suatu tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal tersebut di dilaksanakan di aula Kantor Kelurahan Rajabasa Raya


Pemerintah Kota Bandar Lampung berkewajiban memberikan suatu pemahaman dan penyuluhan atau sosialisasi tentang kekerasan ibu dan anak sesuai dengan UU 23 tahun 2004 (pasal 5), yakni, Kekerasan fisik, Kekerasan psikis, Kekerasan seksual dan/atau Penelantaran rumah tangga Tentang Perlindungan kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam Kegiyatan tersebut langsung dipimpin oleh Kenedy Danial selaku Camat Rajabasa dan Lurah Rajabasa Raya IBuk Sugih. Memaparkan pentingnya Masyarakat mengetahui
KDRT merupakan kejadian luar biasa yang merusak sendi-sendi utama ketahanan keluarga. Dampaknya, selain mengancam keberlanjutan kehidupan rumah tangga juga berpengaruh negatif terhadap siklus kehidupan dan tumbuh kembang anak, ujar Kenedy selaku Camat.

Camat menambahkan, " beberapa pencegahan agar tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga seperti membekali calon suami atau istri untuk menjamin kehidupan yang harmonis, damai, dan saling pengertian dalam keluarga, sehingga dapat terhindar dari tindakan KDRT, membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan menyenangkan bagi anggota keluarga. "Menanamkan keimanan dan ketaqwaan sejak dini, dengan banyak memberikan pengajaran tentang nilai-nilai agama, etika, dan adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari." pungkas.

Disisi lain Lurah Rajabasa Raya, Ibuk Sugih menambahkan terkait adanya sosialisasi Advokasi Hukum Agraria, KDRT dan UU ITE, betapa penting nya khususnya Para Ibuk-ibuk, diharapkan bisa menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait hak anak agar dapat menciptakan sumber daya manusia dan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing. ujarnya. (Red)