Home Pesawaran Hukum

Masyarakat Pekondoh Desak Aparat Penegak Hukum Usut Dugaan Korupsi DD

868
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Firlizanni Kades Pekondoh, Tilep Dana Desa Ratusan Juta Rupiah


Handalnews.id, Pesawaran - Masyarakat Desa Pekondoh Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 dalam pembangunan Jembatan Gantung yang ada di desa setempat.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang pengurus Badan Permusyawaratan Daerah  yang mewakili masyarakat setempat yang meminta dirahasiakan identitasnya, Minggu (26/1).

"Ya mas, kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dan mengusut secara tuntas, dugaan korupsi yang dilakukan oleh Firlizanni selaku Kepala Desa Pekondoh," ucapnya.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memberikan laporan resmi kepada aparat penegak hukum dan dirinya juga berharap agar segala dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa dapat ditelusuri secara mendalam. 

Sebab tambahnya, banyak terjadi dugaan penyimpangan anggaran dana desa yang dilakukan oleh kepala desa tersebut, mulai dari anggaran pemberdayaan hingga anggaran pembangunan.

"Padahal tim monitoring dari Kecamatan Way Lima sudah pernah turun, namun sepertinya tutup mata dengan apa yang terjadi untuk penggunaan Dana Desa di Desa Pekondoh," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Pekondoh, Firlizanni diduga melakukan mark up dalam pembangunan jembatan gantung yang ada di Dusun Pekondoh Induk.

Pembangunan jembatan senilai Rp. 201.665.000 tersebut diduga dalam pengerjaan di tidak sesuai dengan Spesifikasi dan Rancangan Anggaran Biaya, sehingga disinyalir merugikan negara ratusan juta rupiah.

Pasalnya pembangunan jembatan sepanjang 35 meter hanya dikerjakan sepanjang 30 meter, dalam pembangunannya juga tidak selesai dan kondisinya untuk pondasinya saat ini sudah mulai retak.

Selain itu, menurut pengakuan sumber, dalam pengerjaan Proyek Jembatan Gantung tersebut banyak terjadi indikasi mark'up anggaran dan ada beberapa item yang tidak dikerjakan seperti pengecatan dan sebagainya, dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri.

Sementara itu Kepala Desa Pekondoh Firlizanni ketika dikonfirmasi mengatakan terkait dengan adanya masalah jembatan gantung yang diduga tidak sesuai RAB, maupun terkait dengan anggaran PHBI dan masalah lainnya, silakan beritakan saja dan laporin ke aparat penegak hukum.

"Iya ya, beritain aja dan laporin aja bang," ujar nya singkat ketika dihubungi melalui telpon seluler, Rabu (22/1) kemarin.   (Ismail)