Home Pesisir Barat Hukum

Merasa Dekat Bupati, Kabag Kesra Lambar Korupsi Miliaran Rupiah

8053
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lambar - Keberanian Syafrudin selaku Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Lampung Barat, dalam melancarkan aksi korupnya, terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 senilai Rp.3.363.900.000,-. milik  Bagian tersebut, ternyata didasari adannya kedekatan antara Parosil Mabsus selaku Bupati dengan dirinnya. 

Menurut Narasumber, tahun 2019 APBD senilai Rp.3.363.900.000,-. Untuk pembiayaan  5 paket kegiatan penyedia milik Bagian Kesra Sekretariat Lampung Barat, dikorupsi. Dengan modus penarikan setoran 10 persen dan Mark-up,.

“Syafrudin sebagai kabag mesti bertanggung jawab karena dialah aktor utama masalah itu, merasa dekat dengan Bupati maka dia berani melakukan hal tersebut," kata sumber.


Masih kata sumber, kedekatan antara Parosil Mabsus dan syafrudin dikarenakan parosil ketua salah satu organisasi lalu syafrudin selaku sekertarisnya. Bahkan untuk jabatan yang disandang oleh syafrudin saat ini memang tidak pas karena kemampuan kerja dari seorang safrudin diragukan dalam bagian kesra.

"Wajar saja kalau indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang dilancarkan syafrudin terungkap," katanya.

Lebih jauh sumber,menjelaskan, 5 paket tersebut ialah, Pengadaan makan dan Minum Pengajian Istigosah I Rp.102.200.000,-.  Pengadaan makan dan Minum Pengajian Istigosah II Rp.102.200.000,-. Pengadaan Makan Minum Pengajian Tahunan II Rp.109.500.000,-. Pengadaan Makan Minum Pengajian tahunan I Rp.109.500.000,-. Jasa Perjalanan umroh dan wisata Rohani Rp.3.050.000.000,-. Dari setiap paket penyedia tersebut, penarikan setoran dan mark-up anggaran sangat ketara, karena dalam realisasinya tidak mengacu kepada ketentuan yang berlaku.

Adanya setoran 10 persen yang diberikan kepada  Pihak bagian kesra, maka 4 paket kegiatan makan minum diatas, dalam pelaksanaannya tidak mengacu kepada ketentuan.

"Dalam RAB 1 Nasi kotak semestinya Rp.25.000 tetapi realisasinya 1 Nasi kotak Rp.16.500,-. Kalau seharusnya 1 ekor ayam dipotong menjadi 8 bagian tetapi disulap menjadi 15 potong," ujarnya.

Sumber juga berkata kegiatan ,-. Jasa Perjalanan umroh dan wisata Rohani senilai Rp.3.050.000.000,-.  Dalam kegiatan perjalanan umroh, pihak kesra tebang pilih, Karena mereka memberangkatkan orang-orang yang memang mampu untuk melakukan perjalanan umroh seharusnya kegiatan ini diperuntukan kepada masyarakat yang notabentanya berada digaris ekonomi rendah, tapi orang tersebut memang dikenal dilingkungan kesehariannya fokus akan ilmu keagamaan.

"Apalagi itu paket umroh yang diambil paket reguler yang mana per-orang hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp26.000.000," paparnya. (Hadi Syaputra)