Home Pesawaran Hukum

Mirisss...!!! Ribuan Insentif Tenaga Honor Disdikbud Kabupaten Pesawaran Disunat

1053
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Miris, Kalimat tersebut seperti tepat untuk ribuan guru Honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran yang tergabung dalam Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia  (FTHSNI) Kabupaten Pesawaran karena diduga menjadi korban Pungutan Liar (Pungli) oleh pengurus FTHSNI setempat dengan dalih Administrasi.

Salah seorang guru honorer disalah satu SD di Kecamatan Gedong Tataan mengaku insentif di triwulan pertama sudah diterima, namun koordinator menghubunginya untuk memberikan uang Rp.50ribu dengan dalih administrasi.


"Alhamdulillah sudah kami terima, tapi kami diminta Rp.50ribu dan anehnya, harus membuat surat pernyataan bahwa patuh terhadap aturan berupa tarikan tersebut," ungkapnya, namun mewanti wanti agar namanya tidak disebutkan, Minggu (26/4/2020).


Ditambahkan, pungutan serupa selalu terjadi disetiap pencairan insentif bahkan di tahun 2020 ini jumlah pungutan dinaikkan dari Rp.35ribu menjadi Rp.50ribu.


"Tahun kemarin Rp.35 ribu sekarang menjadi Rp.50 ribu, katanya kemarin kemarin buat uang kas, kalau sekarang administrasi kata pengurus nya," tambah dia.


Apalagi kata dia, diawal tahun 2020 pengurus juga meminta dana Rp.50ribu dengan dalih perpanjangan SK.


"Saya bayar awal tahun kemarin Rp.50 ribu, katanya buat perpanjang SK, pokoknya sering ada pungutan mas dari pengurus FTHSNInya sendiri," katanya.


"Sudah insentif kecil, dipotong potong, apa gak kasihan dengan nasib guru honorer ini," timpalnya.


Investigasi yang dilakukan media ini, ada 1985 orang guru honorer yang tergabung di FTHSNI Kabupaten Pesawaran, jika dikalikan jumlah pungutan setidaknya ada dugaan pungli senilai Rp.99.250.000,- per triwulan yang dilakukan pengurus FTHSNI. Dan kegiatan tidak terpuji ini sudah berlangsung bertahun tahun.


Ketua FTHSNI Kabupaten Pesawaran, Nasrudin saat dikonfirmasi dirinya langsung berdalih, kalau Ketua FTHSNI sudah bukan dirinya lagi.


"Saya tidak lagi Ketua FTHSNI, silakan konfirmasi ke Pak Hanung, karena saya sudah satu bulan ini mengundurkan diri, silakan konfirmasinya ke Pak Hanung aja," sebutnya, ketika dikonfirmasikan melalui telpon seluler, Senin (27/4/2020).  (Ismail)