Home Lampung Selatan Hukum

Modus Tempramental, Hidayatulolah Berhasil Keruk Dana BOS

209
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Mengapa Bisa Terjadi !! Mengubur Potensi Generasi Berprestasi (Jilid II)

Handalnews.id, Lamsel - Ada saja tingkah Hidayatulloh selaku Kepala SMA Negeri 1 Sidomulyo,Kabupaten Lampung Selatan, dengan melancarkan modus seolah memiliki jiwa tempramental dia berhasil menutupi prilaku koruptifnya dalam mengeruk Dana Bantuan Operasinal Sekolah (BOS) tahun 2018-2019 disekolah tersebut.

Menurut Narasumber, Menjelaskan,  jiwa Tempramental yang dimilik Hidayatuloh hanyalah modus belaka, dengan dia  menjalankan skenario seolah orang yang cepat naik pitam maka berdampak kepala psikolog seorang yang enggan berintraksi dengan dia.

"Itukan modus nya Hidayatulolah supaya dewan guru dan wali murid tidak berani bertanya tentang prihal yang sedikit aneh apalagi tentang masalah dana BOS, jangan harap mau ada jawaban baik dari yang bersangkutan, bagaimana mau dapat jawaban baik, karena dana BOS disekolah tersebut dikorupsi oleh Hidayattulolah dengan dibantu oleh oknum bendahara sekolah setempat," katanya.

Dilain sisi, menurut Sumarsono selaku Ketua MKKS SMA Lampung selatan menjelaskan, pak Hidayattuloh itu orangnya beda kalau tidak kena dihatinya maka dia malas untuk berkata-kata.

“Hidayatulolah orangnya tipikal pemarah," ujarnya ketika dihubungi via whatshapp.

Menurut Eko salah satu pengamat pendidikan yang ada di Provinsi Lampung, menjelaskan, kalau kepala sekolah mempunyai jiwa tempramental ya tidak cocok untuk menduduki jabatan pemimpin, bisa-bisa ini berdampak buruk kepada murid. 

“Orang yang memiliki jiwa Tempramental ini masuk dalam kategori jiwa stress," ucapnya sambil meminum kopi yang ada dimeja.

Berita Edisi Lalu : Banyaknya potensi generasi berprestasi yang ada di SMA Negeri 1 Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan,nampaknya diindahkan oleh Oknum Koruptor disekolah setempat. Pasalnya pungutan liar (Pungli) dan Dugaan Korupsi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2018-2019, “menjadi kuburan massal prestasi” bagi siswa yang menuntut ilmu disana.

Menurut narasumber,menegaskan, oknum koruptor yang ada disekolah setempat harus mendapat hukuman yang seberat-beratnya. karena potensi siswa berprestasi  di SMA Negeri 1 Sidomulyo, sangat lah banyak.

“Semua mimpi untuk mengharumkan nama baik Negara dikubur oleh oknum koruptor yang bersembunyi disekolah itu, dimana semestinya para murid mendapatkan fasilitas yang memadai dengan kegiatan-kegiatan yang dibiayai melalui dana BOS tapi semua itu tidak terjadi gara-gara kerakusan oknum korup sekolah setempat," tegasnya.

Secara rinci, Sumber menjelaskan, dana BOS disekolah SMA Negeri 1 Sidomulyo tahun 2018 sebesar Rp1.474.760.000,- dengan rincian Triwulan I Rp.300.160.000,-. Triwulan II Rp595.280.000,-. Triwulan III Rp.290.080.000,-. Dan Triwulan IV Rp.289.240.000.

 “Dari anggaran tersebut oknum koruptor mendapatkan keuntungan yang besar sebab pola Mark-up diterapkan dengan sangat baik, sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga, begitu juga bagi oknum koruptor itu," katanya sambil memberikan data.

Lebih jauh,sumber mengatakan, dari global dana BOS dengan pembagian 1 tahunnya 20%,40%,20%,20%.  Dan direalisasikan untuk 11 kegiatan. Dari setiap kegiatan tersebut Oknum koruptor mendapat keuntungan, beberapa kegiatan yang terlihat dikorupsi, diantaranya. Kegiatan Evaluasi Pembelajaran TW I Rp.94.420.376,-. TW II Rp. 65.261.000,-. Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler TW I Rp.59.958.700,-. TW II Rp.94.329.000,-.  Pengembangan Perpustakaan TW II Rp.250.000.000.

“Selain dana BOS yang dikorupsi, maraknya pungli terjadi, jual beli buku LKS, timpang tindih dana KOmite dan Lain-lain," paparnya.

Hingga detik ini, Kepala sekolah setempat belum bisa diminta konfirmasinya. (Hadi Syaputra)