Home Lampung Tengah Hukum

Oknum Kepala SMAN 1 Bangunrejo Lamteng, Diduga Dalang Korupsi Dana Bos

260
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamteng - Oknum Kepala SMA Negeri 1 Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah, diduga dalang dibalik Masalah Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dana Bantuan Operasional Sekolah tahun 2019 disekolah setempat.

Berdasarkan data yang ada dimeja redaksi dan pengakuan Narasumber, mengatakan, tahun 2019 dana BOS yang dikucurkan untuk SMA Negeri 1 Bangunrejo dikorupsi oleh kepala sekolah.

“Ratusan juta dana BOS dikorupsi kepala sekolah, dengan modus Mark-up," ucap sumber.

Lanjut sumber, tahun 2019  jumlah dana BOS yang diterima pihak SMA Negeri 1 Bangunrejo mencapai miliaran, dengan rincian, Triwulan I Rp.204.960.000,-. Triwulan II Rp.409.920.000,-. Triwulan III Rp.204.960.000,-. Dan Triwulan IV Rp.218.400.000.

“Dari dana BOS tersebut digunakan untuk pembiayaan 11 item kegiatan, dari setiap item kegiatan kepala sekolah dan oknum bendahara mengakalinya untuk mendapatkan keuntungan," katanya.

Sumber merincikan, dari 11 item kegiatan terdapat beberapa kegiatan yang sangat ketara di Korupsi, diantaranya, Pengembangan Perpustakaan TW II Rp. 206.640.000 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa TW I Rp.117.765.850,-. TW III Rp.99.240.600,-. Kegiatan evaluasi pembelajaran TW IV Rp.51.250.000,-. Pengelolaan sekolah TW I Rp.37.279.950,-. TW IV Rp.48.778.300.

"Pola mark-up dilancarkan kepala sekolah,sehingga keuntungan yang berhasil didapat mencapai Ratusan juta Rupiah," sebutnya.

Katanya, ekstrakurikuler di sekolah, dalam pengajuannya hampir 17 lebih ektrakurikuler, sementara fakta dilapangan justru berbanding terbalik. Contohnya kegiatan siswa di bidang UKS yang tidak berkembang, dalam ekstrakurikuler futsal, siswa malah harus memberikan iuran untuk membeli Bola.

Menurutnya, pihak SMA Negeri 1 Bangunrejo  telah mengeluarkan biaya dari dana BOS untuk kegiatan ekskul diantaranya seperti Basket, Pencak Silat, Sepak Bol, Voli, Bulu Tangkis, Tenis, Futsal, Softball, Karya Ilmiah, Seni Tari, PMR, PIK-KPR, Paskibra dan Pramuka.  (Hadi Syaputra)