Home Pesawaran Hukum

Pamsimas Milyaran Rupiah, Ratusan Juta Mengalir Ke Oknum Dinas Perkim Pesawaran

1373
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) lll 2019, untuk 42 desa melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, senilai Rp 11 Milyar lebih di duga mengalir ke Oknum Dinas Perkim setempat.

Hasil dari penelusuran media Handalnews.id, pada tahun 2019 ada 42 titik pembangunan Pamsimas di Kabupaten Pesawaran dengan anggaran lebih dari 11 milyar, dan ada dugaan Tajuddin sebagai pendamping memungut setoran dari ketua-ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) di Kabupaten Pesawaran.

"Ini proyek gila, belum apa-apa sudah banyak potongan, untuk Surat Pertanggungjawaban (SPJ) saja kami diminta 15 juta, dikalikan saja pak ada 42 titik Pamsimas di Pesawaran ini, semua diambil pendamping Pamsimas Tajuddin," ujar salah satu KKM beberapa waktu lalu.

"Nanti kalau ada pemeriksaan akan saya buka semua, semua amplop saya fhoto kemarin," timpalnya.

Investigasi yang dilakukan menyebutkan,  Tajuddin sebagai pendamping Pamsimas juga menerima dana dari KKM 10% -15% dari nilai proyek Pamsimas dalam 2 termin.

Saat dihubungi via telpon, Pendamping Pamsimas Tajuddin tidak mengangkat walaupun telepon dalam keadaan aktif.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pamsimas Kabupaten Pesawaran, Ridha Zidan saat dikonfirmasi menampik dugaan pemotongan tersebut.

"Itu tidak benar kalau saya memotong, demi Allah saya berani bersumpah, kalaupun ada silahkan dipertemukan dengan saya," kata dengan agak gugup ketika dikonfirmasi melalui telpon seluler, Rabu (4/3/2020).

Namun, dia mengakui jika ada pungutan untuk pembuatan SPJ di masing masing titik Pamsimas.

"Kan di RAB ada buat SPJ, jadi siapapun yang membuat SPJ terserah rekanan, tergantung berapa kesepakatan antara rekanan dengan jasa pembuatan SPJ," terangnya.

Ridha Zidan juga mengakui jika pengerjaan pembangunan Pamsimas tersebut masih banyak dalam pengerjaan ada bermasalah tidak sesuai dengan Rancangan anggaran biaya.

"Kalau masalah pengerjaan pembangunan Pamsimas memang ada yang bermasalah, tidak sesuai dengan harapan," sebutnya.

Namun katanya kalau bisa permasalahan ini jangan dulu dipublikasikan, silakan konfirmasi dengan kepala dinas.

"Jangan dulu di naikkan beritanya, coba konfirmasi dengan Pak Kadis Firman," ucapnya.  (Ismail)