Home Lampung Tengah Pemerintahan Daerah

Pedagang Minta Bupati Serahkan Pengelolaan Pasar BJP Kepada Perusahaan Profesional

59
0
SHARE
Foto: dok HandalNews.id

HandalNews.id, Lampung Tengah - 

Pedagang pasar daerah Bandarjaya Plaza (BJP), minta kepada Bupati Lampung Tengah (Lamteng), H. Musa Ahmad, S.Sos., agar menyerahkan pengelolaan pasar tersebut kepada perusahaan yang profesional dan berpengalaman. 


"Kami minta kepada Bapak Bupati, agar menyerahkan pengelolaan pasar ini pada perusahaan lain, yang lebih profesional dan berpengalaman. Harapan kami, pemerintah lebih mementingkan kami masyarakat dan pedagang pasar, jangan hanya memikirkan para pengusaha saja," harap Evi. 


Harapan ini adalah imbas dari kekecewaan mendalam, yang dirasakan oleh para pedagang, selama pasar modern ini dikelola oleh PT. Pandu Jaya Buana (PT. PJB) selama lima tahun. Pedagang merasa tidak diberikan hak-haknya, sementara kewajiban terus diminta. 


Asa ini disampaikan Uda Evi (48), pemilik toko sepatu Donny's Blok D-5, saat ditemui di tokonya, Rabu (26/5/2021). Selama pasar ini dikelola oleh PT. PJB sejak 2016-2020 lalu, praktis tidak ada perubahan yang lebih baik, hanya ada bangunan tangga menuju ke lantai II, dan wajah pasar bagian depan, yang hingga saat ini tidak selesai. 


"Kami berharap, ada perusahaan yang sama seperti pengelola pertama pasar ini. Karena saat dikelola oleh perusahaan yang pertama dulu, pasar ini ramai, indah, bersih, rapih, aman dan nyaman," kenang Evi. 


Karenanya, Evi dan para pedagang sangat berharap, Bupati Lamteng Musa Ahmad berpihak kepada mereka, pedagang berjanji siap bekerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. Asalkan pasar tempat mereka menggantungkan hidup, dapat ditata dan diperbaiki seperti semula. 


"Pasar kita ini kan penyangga dari pasar dan masyarakat daerah sekitar, seperti Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat dan sekitarnya. Termasuk juga karyawan serta perusahaan besar, seperti Umasjaya, GPM, GMP, Bumi Waras dan lainnya," urainya. 


Evi berpendapat, untuk mengembalikan kejayaan pasar BJP seperti tahun 2001-2014 lalu, pengelolaannya harus dikendalikan oleh perusahaan profesional, dan tenaga ahli di bidangnya. "Pasar kita ini adalah aset besar dan sangat berharga, makanya harus dikelola dengan benar," pungkas Evi. (Gun)