Home Lampung Tengah Kesehatan

Penyandang Tuna Grahita Butuh Perhatian Pemerintah

304
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Anak penyandang Tuna Grahita atau yang lazim disebut Keterbelakangan Mental, atas nama Faizal Fikri Al-Habib, anak kedua dari pasangan Abdurrahman dan Siti Muni'ah, membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah.

Seperti dijelaskan Abdurrahman, yang ditemui di kediamannya Rt. 024/ 012, Kampung Sumberagung, Kecamatan Seputihmataram, Lampung Tengah (Lamteng), Kamis 28/1/2021), secara gamblang menceritakan kronologis perjalanan buah hatinya.

Putra kesayangannya ini diketahui mengalami gangguan mental, saat mulai beranjak usia sekitar dua tahun, yang hingga usia tersebut belum juga bisa berbuat apa, seperti bicara, berjalan dan bermain seperti anak seusianya.

Bahkan untuk menggerakkan tubuhnya saja mengalami kesulitan, sehingga hari-harinya hanya dihabiskan ditempat tidur. Ia hanya bermain dengan ditemani oleh orang tua dan saudara kandungnya.

Ditambahkan Abdurrahman, anak bujangnya ini yang terlahir pada 08 Agust 2008 lalu, sempat mengalami panas tinggi saat usia delapan hari, karena tingginya suhu tubuh tersebut si anak mengalami step, yang berujung pada lambatnya perkembangan tubuh.

"Waktu dia masih bayi pas umur delapan hari, pernah sakit panas yang tinggi atau step. Sejak saat itu dia mengalami gangguan pada pertumbuhan badan, lambat merespon dan sulit bicara," jelasnya.

Saat ini, imbuh Abdurrahaman lagi, meski usianya sudah 12 tahun, dengan kondisi badan sehat dan bisa berjalan normal, namun belum sekolah, karena Faizal (panggilan akrabnya) belum bisa berbicara secara normal, juga masih mengalami gangguan pada ingatan.

Atas kekurangan putranya, ia bersama istri sudah berusaha maksimal, untuk mencari dan melakukan pengobatan dengan berbagai cara, namun sepertinya Allah berkendak lain. Namun sayangnya hal ini luput dari perhatian pemerintah setempat.

"Gak pernah ada perhatian ataupun bantuan dari pihak manapun, termasuk dari pamong kampung kami sini. Ya kami berharap adalah perhatian, berupa apa saja yang bisa membantu meringankan beban anak kami ini," harapnya. (Gun)