Home Bandar Lampung Nasional

Peringati HPN, Ketua PWI Lampung Apresiasi Bupati Tubaba Raih Anugrah Kebudayaan

336
0
SHARE
Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad

Handalnews.id, Banjarbaru - Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian mengapresiasi anugerah kebudayaan yang berhasil diraih Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad.

Menurut dia, prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi masyarakat Lampung, khususnya warga Tubaba.

"Saya sebagai warga Lampung sekaligus mewakili insan pers di Bumi Ruwa Jurai sangat bangga kepada bupati Umar," ujar Supriyadi, usai menghadiri HPN, Sabtu (8/2/2020).

Menurut Bang Yadi-sapaan akrab Supriyadi, Umar dianggap berhasil menjadikan Tubaba sebagai kabupaten berbudaya yang pembangunannya mengedepankan kearifan lokal.

"Wajar jika kita bangga. Dari 540 kepala daerah di Indonesia, hanya sepuluh yang berhasil mendapatkannya. Satu diantaranya dari Lampung," kata Supriyadi.

Diketahui, penyerahan anugerah kebudayaan itu bertepatan dengan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang dihadiri presiden Joko Widodo (Jokowi), di halaman kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel).

Anugerah itu diserahkan langsung Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari kepada sepuluh kepala daerah yang dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan budaya.

Adapun kesembilan kepala daerah lainnya: Walikota Tangerang Selatan, Banten Airin Rachmi Diany, Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan Anang Syakhfiani. Lalu, Walikota Baubau, Sulawesi Tenggara AS Tamrin, Bupati Gunung Kidul, DI Yogyakarta Hj Badingah.

Kemudian, Bupati Halmahera Barat - Maluku Utara, Danny Missy, Walikota Banjarmasin, Kalsel Ibnu Sina. 

Selanjutnya, Bupati Luwu Utara - Sulsel, Indah Putri Adriani, Walikota Ambon - Maluku, Richard Louhenapessy dan Bupati Serdang Bedagai - Sumatera Utara, Soekirman.

Diketahui, perayaan HPN 2020 bersama Presiden RI Joko Widodo ini mengangkat tema Teknologi, Kreativitas, Integritas 'Pers Menggelorakan Kalsel Gerbang Ibukota Negara. 

Tampak hadir juga di lokasi kegiatan  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju. (rilis/Ap/Ismail)