Home Lampung Tengah Pariwara

Peringati HSN Lapas Gunungsugih Gelar Istighotsah

28
0
SHARE

Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsugih mengadakan Istighotsah dan Sholawatan, yang dibuka oleh Kepala Lapas, Syarpani, Selasa (22/10/2019).

Kegiatan ini menghadirkan penceramah, Ustadz Ansori yang diikuti oleh seluruh Narapidana, termasuk para Santri Pondok Pesantren Al-Furqon, Lapas Gunungsugih di Masjid Al-Furqon.

Tanggal 22 Oktober, telah ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi, pada tanggal yang sama ditahun 2015 lalu di Masjid Istiqlal Jakarta. Tanggal tersebut terpilih lantaran bertepatan dengan peristiwa pembacaan resolusi jihad, yang didengungkan oleh Pahlawan Nasional K.H. Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Gunungsugih, Syarpani menyampaikan, bahwa santri di lapas Gunungsugih harus menjadi lebih baik, meskipun didalam Lapas banyak keterbatasan. Namun keterbatasan tersebut, jangan sampai menjadi penghalang untuk merubah diri.

"Meskipun dalam keterbatasan, kita harus menjadi orang yang lebih baik, bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk teman-teman sekitar, ajak untuk lebih baik lagi. Saat ini perkembangan blok santri didalam lapas, sudah cukup baik dan harus lebih baik lagi setiap harinya, kita wajib mempertahankannya," harap Syarpani.

Ia menambahkan, bahwa santri juga menjadi bagian dalam perjuangan bangsa Indonesia, melawan penjajah kolonial Belanda dahulu, baik pada masa perebutan hingga mempertahankan kemerdekaan.

"Ada santri pada zaman dulu, yang menjadi kisah heroik ketika membunuh Brigjen Mallaby, menghancurkan mobilnya dengan cara menaruh bom. Kejadian ini berlangsung di dekat Jembatan Merah Surabaya," ulasnya.

Para Narapidana yang mengikuti kegiatan ini sangat anstusias, menyimak apa yang dijelaskan oleh penceramah Ust. Ansori. Raut wajah penuh harap, juga terlihat saat bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT., untuk meminta pertolongan agar terbebas dari hal-hal yang buruk, dan segala sesuatu yang membuat mereka berada didalam Lapas seraya bersholawat.

“Kita bersyukur Kalapas sudah menyiapkan sarana dan prasarana bagi Santri Pondok Pesantren Al Furqon, Semoga Allah SWT., mengabulkan doa kita, doa yang tulus dari hati ini agar setelah bebas, santri lapas dapat berguna di masyarakat sebagai manusia produktif dalam mengisi kemerdekaan,” ajak Ust. Ansori. (Gun/Fazri)