Home Bandar Lampung Hukum

Polda Lampung Serahkan Berkas Pelanggaran Prokes 3 Pejabat Tinggi Khilafatul Muslimin ke Kejati

76
0
SHARE
Foto: Polda Lampung mengirimkan berkas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) tiga pimpinan Khilafatul Muslimin ke Kejaksaan Tinggi (Ist

BANDARLAMPUNG (HANDALNEWS) Penyidik Ditreskrimum Polda Lampung mengirimkan berkas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) tiga petinggi Khilafatul Muslimin ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Hal ini dilakukan setelah tiga orang itu jadi tersangka.

 
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direkrimum) Polda Lampung AKBP Reynold Elisa Hutagalung mengatakan, ketiga pimpinan Khilafatul Muslimin itu yakni Chairuddin alias Abu Bakar, Abdul Qodir Baraja dan Zulyadi.

Menurut Reynold, pelimpahan berkas perkara kepada pihak Kejaksaan Tinggi Lampung untuk dilakukan penelitian oleh pihak kejaksaan selaku penuntut.
 
"Hal ini merupakan kegiatan yang bisa dilakukan antara penyidik dan penuntut sebagai aparat penegak hukum, yang melakukan koordinasi perihal setiap perkara yang akan diajukan ke muka sidang peradilan," kata AKBP Reynold, Selasa (19/10/2021).

Reynold menambahkan, perkara yang dilimpahkan saat ini terkait perkara perbuatan Tindak Pidana Penghasutan pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) di Bandar Lampung dan Lampung Selatan.
 
"Kegiatan jalan sehat yang dilakukan oleh kelompok yang mengaku sebagai warga Khilafatul Muslimin," kata dia.

Reynold memaparkan, pelanggaran prokes pada kegiatan kirab jalan sehat dalam rangka memperingati 1 Muharam pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 2021 di Kota Bandarlampung dan Lampung Selatan.
 
"Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Khilafatul Muslimin Bandarlampung dan Lampung Selatan yang menyebabkan kerumunan, mobilisasi kegiatan masa dari satu tempat ke tempat lainnya dengan tidak menggunakan masker disaat PPKM level 4 di wilayah Lampung," kata dia.

Dia melanjutkan, berkas perkara sudah diterima oleh Jaksa Madya Samsi Thalib. Ada dua perkara yang diserahkan, yakni berkas di Bandarlampung 260 halaman dan berkas untuk perkara Lampung Selatan 250 halaman.
 
Ketiga petinggi Khilafatul Muslimin itu dijerat Pasal 160 KUHP Junto Pasal 55 dan 56 KUHP, serta Pasal 216 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 UU RI Nomor 4 tahun 1984 tentang penularan wabah penyakit menular, dan Pasal 93 Junto Pasal 9 Ayat 1 UU Nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan dengan ncaman hukuman maksimal 6 tahun kurungan penjara. (Tim)