Home Mesuji Pariwara

Polemik Akhir Jabatan Wabup Mesuji, Ormas Ancam Lakukan Aksi

90
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Mesuji, Handalnews.id - Polemik akhir jabatan Wakil Bupati untuk 2017-2022, bakal berbuntut panjang, pasalnya gabungan organisasi masyarakat Kabupaten Mesuji mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika permasalahan tersebut tak kunjung di selesaikan, dikarenakan semuanya kegiatan menggunakan uang negara.

Ketua PEKAT IB Indra dengan tegas menyatakan sikap, bahwa apabila di pemilihan wakil bupati tidak segera di gelar, dirinya selaku Ketua DPD Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu, bersama ormas lainnya akan melakukan unjuk rasa demi membela masyarakat mesuji.

"Bila permasalahan ini tak kunjung selesai saya bersama ormas yang ada di Kabupaten Mesuji, akan menggelar aksi Besar-besaran," ungkapnya, Minggu (1/11/2020)

Hal yang sama juga di utarakan Ketua Pospera yang disampaikan melalui pengurus Kecamatan Agus Manto, demi kebaikan masyarakat Mesuji pihaknya akan terus kawal hingga UU nomor 10 tahun 2016 benar benar di jadikan pedoman dalam proses yang berintegritas serta berkualitas dan bermartabat.

"Dan kami ingatkan kembali bahwa kakak adek, ibu, bapak, yang ada di DPRD Kabupaten Mesuji anda-anda adalah wakil rakyat yang sangat mulia sangat diharapkan masyarakat Mesuji, apabila pemilihan wakil bupati tidak cepat digelar maafkan kami akan turun kejalan demi masyarakat Mesuji," ujarnya di posko Perjuangan Rakyat.

Begitu juga dikatakan Ketua Grib (Gerakan Rakyat Indonesia Baru), Ferdi, dalam konferensi pers tersebut, dirinya merasa aneh tapi nyata tertunda nya pemilihan wakil bupati di Kabupaten Mesuji sangat langka dan dan seharusnya pihak yang berwenang dalam hal ini DPRD, niatnya bekerja demi masyarakat, untuk egonya dibelakangkan dulu, duduk bersama cari jalan terbaik yang bermartabat demi masyarakat Mesuji.

Sementara itu Ketua Forum Pemuda Pemudi Mesuji Sugiono selaku Ketua Kecamatan Simpang Pematang Akan melakukan aksi jika tidak ada realisasi dirinya sebagai masyarakat Mesuji minta kepastian hukum yang bermartabat.

“Apa bila 3×24 jam pernyataan sikap ini tidak di indahkan maka kami akan melakukan aksi ke Bupati dan DPRD Mesuji,” katanya bersama Gabungan Organisasi.

Pihaknya akan menuntut, dan menyatakan sikab mendesak Bupati dan DPRD Kabupaten Mesuji segera malakukan Pemilihan Wakil Bupati sisa masa jabatan 2017-2022, berdasarkan UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 174, 176 Poin 3,4. Sebab, gabungan Partai Politik sudah menyampaikan 2 (Dua) Nama Calon Wakil Bupati Mesuji Kepada Bupati tertanggal 27 Oktober 2020.

"Dengan ini kami berharap Bupati Mesuji segera menyampaikan usulan-usulan nama tersebut, kepada DPRD Kabupaten Mesuji, agar segera tergelar pemilihan Wakil Bupati. Sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan Mesuji Berjaya," ucapnya.   (Jazuli)