Home Pesawaran Hukum

Proyek Bangunan Pos Jaga Polhut Tak Berfungsi, Disinyalir Rugikan Negara

273
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Proyek Pembangunan yang di anggarkan dari APBD, untuk Pos Jaga Polisi Kehutanan di Kawasan Tahura Register 19 yang nilainya mencapai Milyaran rupiah, di sinyalir hanya merugikan negara saja, pasalnya bangunan tersebut sampai saat ini tidak berfungsi dan  dibiarkan kosong bahkan ada yang menjadi rumah tinggal warga.

Seperti salah satu pos yang berubah fungsi terletak di perbatasan Kawasan Tahura Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.

Pos ini ditempati Riatno, warga setempat sejak empat tahun silam atas ijin oknum kehutanan dengan alasan agar tidak mubazir.

"Iya pak saya menempati pos ini yang ngijinkan pemakaian itu orang kehutanan. Tapi sekarang sudah pensiun," terang Agus.

Sementara itu Sumardi, Kepala Tahura membenarkan jika ijin  itu diberi oleh oknum polhut  dengan maksud untuk merawat pos tersebut.

"Daripada kosong, pos itu tidak dihuni, lebih baik dirawat oleh warga sekitar," ujarnya.

Dia melanjutkan dengan adanya warga yang menempati bangunan pemerintah itu, bisa cepat memberi informasi tentang keberadaan hutan.

"Misalnya jika ada kebakaran atau pengerusakan dan lainnya di kawasan hutan, kami dapat informasi dari warga yang menempati pos itu," jelasnya.

Selain di daerah perbatasan Kawasan Tahura Desa Wiyono bangunan pos yang dibiarkan kosong, ada juga di wilayah Desa Suko Arum, Desa Bogorejo dan Desa Talang Mulya.

Melihat banyaknya bangunan Pos yang di bangun pemerintah namun tidak terpakai dan terkesan Mubajir tersebut, Ketua Lintang Tahura Erlan Syoffandy sangat menyayangkan karena tidak di tempati oleh polisi kehutanan dan hal tersebut terkesan hanya menghabiskan anggaran pemerintah saja.

"Bangunan Pos-pos jaga yang di bangun pemerintah untuk polisi kehutanan di Hutan Register, namun tidak ditempati oleh Polisi Kehutanan, ini sudah jelas proyek mubajir dan menghabiskan anggaran pemerintah saja namun tidak bermanfaat," katanya.

"Malah ada juga bangunan Embung yang Mubajir masuk wilayah Desa Kebagusan Pesawaran," tambahnya.   (Ismail)