Home Hukum

Proyek Jalan Marotai Tak Sesuai Kontruksi Negara Bakal Rugikan Ratusan Juta

144
0
SHARE
Kepala Dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan, SP., MA.

Handalnews.id, Bandar Lampung - Pembangunan Jalan Marotai Lingkungan 1 Jagabaya 3, diduga dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi dan juklak dan juknis, sehingga negara bakal dirugikan Ratusan juta rupiah.


"Saya lihat kedalaman galian pada proyek itu seharusnya mencapai 40 cm, tetapi hanya mencapai sekitar 30 cm dan itu Saya buktikan sendiri itu,” ungkap salah satu warga setempat yang kebetulan rumahnya didepan pengerjaan jalan tersebut.

Dikatakannya, hal itu mesti diperhatikan dan ada pengawasan lebih ketat. Bahkan dia menduga paket proyek pekerjaan pelebaran jalan di lokasi lain, tak menutup kemungkinan sama tak sesuai spek.

"Dalam pengerjaan nya juga tidak memasang plang kegiatan, seperti proyek siluman," sebutnya.

Menurutnya, hal itu mesti diperhatikan dan ada pengawasan lebih ketat lagi baik dari dinas maupun dari aparat penegak hukum.

"Padahal mungkin kita masih ingat bahwa anggaran Pemkot Bandarlampung melakukan dana pinjaman. Dengan bertujaan agar kota Bandar Lampung kedepan dapat menunjang perekonomian, dan mengurangi kemacetan bagi pengguna jalan.

"Dan ini kemungkinan di mafaatkan oleh pihak ketiga oleh oknum Kontraktor untuk memperkaya diri tanpa memperhatikan kehidupan Rakyat Kota Bandar Lampung," tambahnya.

Diketahui dari anggaran pinjaman Pemkod Kota Bandar Lampung di pergunakan untuk sebagai berikut. Delapan proyek yakni, pembangunan flyover Teuku Umar-ZA Pagar Alam senilai Rp49,8 miliar. Disusul dengan pembangunan Underpass ZA Pagar Alam-Sumantri Brojonegoro, Rp35,4 miliar dan Flay over Pramuka-ZA Pagar Alam, Rp 22,5 miliar.

Selanjutnya, pelebaran Jalan Gatot Subroto, Hayam Wuruk, pelebaran jembatan Jalan Sultan Slamet, dan pembangunan Trotoar dan Median Jalan di Bandarlampung yang menelan anggaran Rp22,5 miliar.

Termasuk peningkatan dan pelebaran Jalan WA Rahman dan peningkatan Jalan Setia Budi dengan anggaran Rp22 miliar. Peningkatan Jalan Pramuka, peningkatan dan pelebaran Jalan Teuku Cik Ditiro dan Jalan Radin Imba Kusuma anggaran Rp 27,4 miliar.

Lalu peningkatan dan pelebaran Jalan Laksamana Malahayati dan ZA Pagar Alam anggaran Rp 33,3 miliar. Terakhir ada, peningkatan Jln. Sultam Agung, peningkatan dan pelebaran Jalan Pulau Sebesi, Jalan Pulau Singkep dan Jalan Senopati anggaran Rp 24,5 miliar.

Mau tau berapa kerugian Negara yang di Raup oleh Pihak ketiga. Baca edisi mendatang. (Tim)