Home Tanggamus Pariwara

Realisasi DD Pekon Banjar Negara Sesuai Dengan Keinginan Masyarakat

510
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

"Pj. Tejo Kartiko Sangat Berjiwa Sosialis"
 
Tanggamus, Handalnews.id - Di bekali dengan jiwa sosial yang cukup tinggi, Pj. Tejo Kartiko.S.ip, Selaku Kepala Pekon Banjar Negara, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, berhasil merealisasikan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan berpedoman dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Hal itu terlihat ketika awak media ini berkunjung ke Pekon tersebut dan melakukan wawancara kepada Pj.kepala Pekon setempat. 

Tejo Kartiko mengatakan, sebagai pemimpin, yang paling diutamakan ialah harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, sebab dengan begitu maka akan mampu melakukan hal yang dapat bermanfaat untuk banyak masyarakat.

 "Saya sangat mengetahui apa saja yang sedang dirasa oleh tiap - tiap masyarakat yang ada di pekon ini, mengetahui berbagai kebutuhan dan permasalahan masyarakat saya sebab saya setiap harinya selalu berbaur dengan mereka semua," katanya. 

Iya melanjutkan, dengan mengetahui berbagai kebutuhan dari masyarakat tersebut maka dapat mempermudah dalam merealisasi Dana Desa.

"Bayangkan saja jika kita tidak mengetahui apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh masyarakat bisa - bisa Anggaran Dana Desa yang seharusnya bisa membantu mensejahteran mereka justru malah menjadi masalah, meskipun sudah melakukan Musrenbang Pekon," katanya.

Iya melanjutkan, Seperti ditahun 2019, Dana Desa (DD) dialokasikan untuk Pembangunan/Rehabilitas/Peningkatan Fasilitas Jamban Umum/MCK umum, Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain), Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa, dan Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang.

Selain itu juga digunakan untuk, Penyelenggaraan Informasi Publik Desa seperti Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga.

Untuk kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dialokasasikan untuk, Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu), Pengembangan dan Pembinaan Sanggar Seni dan Belajar, Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional). 

"Semua kegiatan baik seperti pembangunan infrastruktur, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat kita Laksanakan sesuai dengan rancangan anggaran biaya," katanya. 

Selain itu dirinya juga menjelaskan jika dalam kegiatan pengerjaan pembanguan infrastruktur dilakukan oleh masyarakat Pekon sendiri, hal tersebut bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi yang menganggur.

"Saya rasa kalau orang Pekon sendiri yang ngerjain pekerjaan pasti hasilnya akan lebih baik soalnya kan demi Pekon sendiri, selain itu juga bisa menambah penghasilan mereka," jelasnya. 

Dirinya berharap, masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang sudah berhasil dibangun, agar dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang lama. 

Dilain sisi, salah satu masyarakat setempat mengatakan, Sebagai Kepala Pekon, Tejo Kartiko, bersikap sangat sosialis, ia selalu berbaur dengan masyarakat dan menyebar aspirasai masyarakat. 

"Saya berharap, kedepanya seluruh wilayah Pekon Banjar Negara memiliki sarana dan prasarana dan infrastruktur yang baik," ucapnya. (Halimi/Azuar)