Home Lampung Tengah Pariwara

Relawan KBIH Mandiri Nyatakan Perang Lawan Covid-19

262
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Menjawab keresahan masyarakat, terkait menyebarnya wabah Corona Virus Desease (COVID-19), relawan KBIH Mandiri Muhammadiyah, Lampung Tengah (Lamteng) bersama tim relawan, menyatakan perang lawan COVID-19, Ahad (29/3/2020). 

Dikatakan Ketua KBIH Mandiri, H. Suyatno SW., perang yang digaungkan adalah kegiatan aksi sosial, berupa penyemprotan Desinfektan, pada fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas khusus (Fasus) diseputaran Kelurahan Bandarjaya Barat dan Timur, Kecamatan Terbanggibesar. 

"Kegiatan aksi sosial kita hari ini, yaitu penyemprotan Desinfektan pada fasum dan fasus, yang ada di seputaran Kelurahan Bandarjaya Barat dan Timur. Kita menjawab keresahan warga, dengan melakukan penyemprotan Desinfektan," kata H. Suyatno, saat memberikan arahan sebelum beraksi. 

Kegiatan sosial yang melibatkan sekitar 25 orang ini, selain dari keluarga besar KBIH Mandiri, juga ada dari persilatan Tapak Suci, DPC FPI Terbanggi Besar, perwakilan dari Puskesmas Bandarjaya, perwakilan Polsek Terbanggi Besar, dan warga sekitar Bandarjaya Barat. 

Setelah mendapatkan penjelasan dan arahan, seluruh tim berjalan menyusuri ruas jalan sesuai petunjuk, yang di dukung dengan satu unit armada mobil pickup. Semua personil relawan bergerak dan bekerja, sesuai dengan tugasnya masing-masing. 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 wib hingga 11.30 wib., berhasil menyisir beberapa tempat umum, seperti masjid, musholla, pondok pesantren H. Hasby, TK Aisyiah, TK Pertiwi, TK Pembina, Hotel Bukit Barisan, Hotel Garuda, warung, toko, tempat usaha jahit, gardu ronda dan beberapa rumah warga. 

"Ya, hari ini kita menyisir semua fasum dan fasus yang terdata, dimulai dari lingkungan RT. 06, 07 dan 08 Bandarjaya Barat. Selain fasilitas umum, seperti masjid, musholla dan sekolah, ada juga beberapa rumah warga sesuai permintaan," jelasnya. 

Ditambahkan H. Suyatno lagi, rencananya, kegiatan tersebut akan kembali dilaksanakan pada pekan depan. Tetap dengan sasaran fasum dan fasus yang belum terjangkau, juga termasuk rumah warga, bila ada warga yang meminta untuk dilakukan penyemprotan.   (Gun)