Home Metro Peristiwa

Ribuan Mahasiswa Terobos Gerbang Pemkot Metro

297
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Metro - Ribuan Mahasiswa yang terdiri dari Aliansi Mahasiswa Metro (AMM) dan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kota Metro kembali melakukan Aksi Demo di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Kamis (26/9/19).

Pintu gerbang yang di jaga ketat oleh barikade Polisi Pamong Paja (Pol.PP) dan Polres Metro untuk mengantisipasi ribuan mahasiswa yang melakukan orasi akhirnya berhasil di terobos oleh para demontrans hingga terjadi ketegangan.

Wakil Walikota Djohan yang di dampingi oleh Staf ahli dan para asisten menerima mahasiswa di ruang OR Pemkot untuk di ajak berdiskusi dan mencari solusi pokok permasalahan.

Mahasiswa  menuntut agar Pemerintah Menolak RUU KPK, serta Pemerintah agar mencabut ijin Perusahaan yang melakukan pembakaran Hutan, juga menghentikan penangkapan serta tidak berbuat Anarkis terhadap Aktifis dan menyikapi isu-isu yang berkembang secara Nasional mengenai keluhan keluhan yang dirasakan rakyat.

Masa  juga meminta kejelasan mengenai Alih Fungsi Terminal Kota Metro, yang saat ini banyak berdiri bangunan-bangunan dan Pasar basah, sehingga pasar beralih fungsi.

Mereka juga menanyakan benyaknya isu-isu dan pemberitaan di media cetak maupun  media onlie tentang carut marutnya pembangunan yang yang tidak bermutu di Kota Metro.

Wakil Walikota Metro Djohan
berjanji akan segera meneruskan Aspirasi Aliansi Mahasiswa ke Gubenur dan di teruskan ke Presiden paling lama satu minggu,dan tembusannya nanti akan diberikan dengan menghadirkan Wali Kota  Metro Achmad Pairin.

Mengenai Terminal Kota Metro, Djohan menjelaskan terminal, Kota Metro tidak beralih fungsi namun hanya meneruskan program Pemkot Metro yang sebelumnya di pimpin oleh Walikota pak Lukman Hakim.dan kalau masalah Insfrastruktur bangunan semuanya sudah melalui Musrenbang,jelas Djohan.

"Jika mutunya tidak baik, itu berarti pengawasan dari masyarakatnya yang kurang peduli, oleh karena itu masyarakat harus tegas, jika ada pembangunan yang tidak baik harus berani menegurnya," pungkas Djohan. (Mis)