Home Lampung Tengah Fashion

SDN 3 Jati Mulyo terpilih Sebagai sekolah rujukan, untuk LSS-UKS (SD/MI) tingkat Provinsi tahun 2020

277
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Selatan - Setelah berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS)-Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD/MI tingkat Kabupaten, kini Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, melaju sebagai sekolah rujukan untuk maju ke tingkat Provinsi Lampung tahun 2020.

kepala SD Negeri 3 Jati Mulyo, Eliyatullaila ketika ditemui di kantornya pekan lalu mengatakan jika keberhasilan pihaknya dalam meraih gelar juara 2 dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS)- UKS tingkat Kabupaten Lampung Selatan merupakan suatu kebahagian dan kebanggan SDN 3 Jatimulyo.

Iya juga mengatakan, sebagai sekolah dengan nilai terbaik kedua dalam ajang per-Lombaan LSS-UKS SD/MI tingkat kabupaten, merupakan modal besar yang dimiliki SDN 3 Jati Mulyo ditahun 2020 sebagai sekolah rujukan untuk mengikuti perlombaan tingkat provinsi.

" sebagai sekolah rujukan dalam ajang perlombaan Sekolah Sehat- Unit Kesehatan Sekolah tingkat provinsi, SDN 3 Jatimulyo terus berusaha untuk memperbaiki sarana prasana sekolah, khusunya sarana prasarana UKS," jelasnya.

Iya juga mengatakan jika saat ini SDN 3 Jatimulyo sedang memperbaiki WC, dan membangun kantin sehat.

Iya menjelaskan, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan siswa serta bertujuan untuk menciptakan lingkungan sehat.
Oleh sebab itu menurutnya meski tanpa adanya ajang perlombaan UKS, SDN 3 Jati Mulyo tetap terus meningkatkan kualitas UKS yang ada.

"UKS merupakan rujukan pertama pihak sekolah jika kedapatan siswa yang sakit atau terluka, jadi jika UKS tidak dikelola dengan baik itu sama saja kita tidak menyayangi peserta didik kita, dan UKS merupakan suatu kewajiban yang harus dimiliki oleh sekolah, artinya tanpa adanya perlombaan UKS SDN 3 Jatimulyo akan tetap mengelola UKS dengan maksimal," katanya.

Iya juga mengatakan, keberhasilan dalam mewujudkan hidup sehat tidak hanya sebatas dari piala juara yang diraih melainkan harus benar-benar terserap didalam sanubari siswa tentang pentingnya hidup sehat hidup bersih.
"Saya dan seluruh dewan guru selalu berusaha menanamkan kepada siswa untuk hidup sehat dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan sebelum makan," katanya.

Iya berharap, dengan adanya ajang perlombaan Sekolah Sehat (LSS- UKS) SD/MI dapat menumbuhkan kesadaran siswa dan seluruh masyarakat tentang pentingnya hidup sehat. (Rizal)