Home Pringsewu Hukum

Sebanyak 11 Milyar APBD Disdik Pringsewu Dikorupsi

443
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pringsewu - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 senilai Rp.11.028.000.000,-. Untuk 17 paket swakelola milik Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu, terindikasi dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN). modusnya mark-up dan pengkondisian rangka baja.

Berdasarkan pengakuan Narasumber,menjelaskan, pada tahun 2019 pihak Dinas Pendidikan Pringsewu merealisasikan 17 paket swakelola senilai Rp.11.028.000.000,-. Sumber dana APBD.

“Dari setiap paket yang direalisasikan di Mark-up oleh oknum koruptor Dinas Pendidikan Pringsewu dan ada pengkondisian rangka baja," katanya.

Lanjut sumber, dari 17 paket tersebut kegiatan yang sangat ketara dikorupsi diantaranya, kegiatan Pengelolaan DAK SMP dengan nama paket Pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan Meubelair Pembangunan ruang kelas baru (RKB) Rp. 417.758.000,-. Kegiatan Pengelolaan DAK SMP nama paket Rehab toilet (jamban siswa) Rp. 261.080.000,-. Kegiatan Pengelolaan DAK SMP nama paket Rehab ruang guru dan Meubelair Rehab ruang guru Rp. 604.650.000,-. Kegiatan Pengelolaan DAK SMP nama paket Rp. Rehab ruang perpustakaan dan Meubelair Rehab ruang perpustakaan Rp. 604.650.000,-. Kegiatan Pengelolaan DAK SMP nama kegiatan Rehab ruang laboratorium IPA dan Meubelair Rehab ruang laboratorium IPA Rp. 454.227.000,-. 

 “Aroma korupsi sangat terlihat sebab realisasinya tidak mengacu kepada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) bahan material mutu rendahan," ucapnya.

Menurut salah satu pengakuan mantan Kepala SMP, menjelaskan, urusan rangka baja memang sudah dikondisikan, pihak dinas punya orang kepercayaan yang juga salah satu kepala sekolah SMP Negeri di Pringsewu.

"Bukan apa-apa, saya aja dirolling pada saat sekolah yang saya pimpin mendapatkan bantuan, tapi dalam urusan rolling kemarin saya merasa janggal, soalnya saya tidak melakukan kesalahan apapun, kok tiba-tiba saya dirolling, ya saya sebagai bawahan terima apapun itu," ungkapnya.

Dia juga bercerita, kepala SMP Negeri dipringsewu ini banyak kepala sekolah abadi atau tak tergantikan. Sekolah saya kemarin dapat. setauku rangka baja memang sudah dikondisikan dari dinas.

Sumber lain berkata, kegiatan tersebutkan swakelola, seharusnya pihak sekolah yang melaksanakan kegiatan bukan ada campur tangan pihak Dinas, apalagi urusan rangka baja. Terus rangka baja yang diberikan oleh pihak Dinas jauh dari  SNI karena kadarnya gak bagus.

“Ada yang aneh, salah satu SMP Negeri di Pringsewu atapnya tidak memakai rangka baja, alasannya, kalau pihak sekolah ditanya mau ditingkat, artinya pihak sekolah sudah tau pada tahun 2020 akan mendapatkan bantuan lagi, maka APBD yang diperuntukan untuk Dinas Pendidikan Pringsewu tahun ini, sudah dikondiskan jauh sebelumnya," tegasnya.

Tuding sumber, adanya perolingan kepala SMP yang sudah menyalahi aturan disinyalir bagian dari pada pusaran KKN tersebut.

“Tanya dengan para kepala sekolah yang dirolling pasti mereka kaget soalnya tiba-tiba kebijakan rolling diadakan, padahal mereka tidak menyalahi satu pun aturan ketika memimpin. Itu gara-gara gak mau ikut aturan main,maka yang mau ikut aturan main pasti aman," paparnya.  (HADI SYAPUTRA)