Home Pesawaran Pariwara

Sebut Ustad Gadungan, Pemilik Akun FB Adil Lim : Saya Tidak Hina Organisasi, Tapi Personal

516
0
SHARE
Poto Dok : Mualim Taher

Handalnews.id, Pesawaran - Pemilik akun Facebook Adil Lim, Mualim Taher, angkat bicara perihal dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan olehnya kepada Ketua PCNU Kabupaten Pesawaran, Salamus Solihin. 

Mualim yang juga salah satu tokoh Kabupaten Pesawaran itu menyebut, bahwa dirinya hanya membantah pernyataan Ketua PCNU Kabupaten Pesawaran tersebut, terkait dukungan kepada salah satu paslon di kabupaten setempat. 

"Itu kan ada ucapan bang Alzier yang mengatakan bahwa NU pesawaran membantah mendukung Dendi, jadi saya komenlah bahwa NU jangan memecah belah umat. Dikarenakan saya juga orang Nadiyyin, jadi janganlah khianat kalau di beri amanah jadi pemimpin, tolonglah jangan khianati kami, jangan munafik, dan saya bukan menghina organisasi NU, tapi personal," kata dia, ketika dihubungi melalui ponselnya, Rabu (30/9). 

Mualim juga mengatakan, dirinya mempersilahkan jika ada yang ingin melaporkan dirinya perihal dugaan pencemaran nama baik tersebut. 

"Dan kalau mau melaporkan perihal komen saya di media sosial, silahkan saja itu kan hak dia, yang jelas saya tidak menghina NU, saya lebih ke personalnya," jelas dia. 

Sebelumnya masyarakat Pesawaran dihebohkan dengan unggahan sebuah akun Facebook atas nama Mualim Taher dan Adil Lim, yang diduga melakukan ujaran kebencian kepada Ketua PCNU Kabupaten Pesawaran Salamus Solihin.

Pantauan media ini, akun atas nama Mualim Taher dan Adil Lim mencaci Ketua PC NU Kabupaten Pesawaran Salamus Solihin dengan sejumlah perkataan tidak pantas.

"Salamus Solikhin. Kamu ini ustad gak punya ummad. Jadi kerjanya jual jual NU" tulis akun Mualim Taher. "Salamus Solikhin. Kamu itu tidak dipilih tapi ditunjuk dengan Sanwani dengan janji mau ngasih suara pada pileg dan janji itu tidak kamu penuhi. Jadi kamu itu Ustad Munafik" tuduh akun Mualim Taher lagi.

Akun atas nama Adil Lim tidak kalah kasar, dia menuliskan "Salamus Solikhin Ketua NU hasil ngerampas bukan pilihan, inilah jadinya. Ustad Gadungan".

"Salamus Solikhin kamu itu bukan dipilih, tapi ditunjuk sama Sanwani Rusdi. Kemudian Sanwaninya kamu bohongin. Ustad Memalukan," tulisnya lagi.   (Ismail)