Home Mesuji Pariwara

Sepulang Ziarah Wali Songo, Sebanyak 13 Warga Mukti Jaya Mesuji Di Isolasi

287
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Mesuji - Sebanyak 13 warga Desa Mukti Jaya Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji saat ini di isolasi diri di Pondok Roudhotul Tholabah Desa Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji, Senin (27/7)

Pasalnya ke 13 warga itu pulang dari ziarah Wali Songo pada hari Selasa Tanggal 14 Juli 2020 minggu lalu . Namun Keberangakatan mereka  jiarah Walisongo juga ada warga Desa lain yaitu ,Warga Desa Sido Mulyo Kecamatan Mesuji sebanyak Delapan orang, Warga Desa Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Raya sebanyak Tujuh orang. Mengingat kepergian Mereka pada saat situasi Pandemi 19 terpaksa harus mengalami karantina sepulangnya dari Jiarah pada hari Senin tanggal 20 Juli 2020. 

Ke 13 warga Desa Mukti Jaya yang diisolasi tersebut tengah mengeluh pasalnya mereka tidak mendapat perhatian dari Kepala Desanya, hal ini dibenarkan oleh warga yang mengisolasi diri, yakni Hi. Lani dan Bapak Solikhan saat ini juga masih di Pondok tersebut. 

"Saya menyayangkan sekali sikap Kepala Desa Mukti Jaya Bapak Kintoko yang seolah-olah tidak mau perhatian kepada warganya yang mengisolasi diri di pondok ini. Seharusnya ya tolonglah diperhatikan karena siapapun dan bagaimanapun tetap warganya yang berjumlah 13 ini. Jangan lepas tangan seperti ini, pernah juga beliau jenguk kesini itupun baru sekali pertama kami mengisolasi diri, dan itupun sambil marah-marah," ucapnya.

Lanjutnya, Padahal waktu kami berangkat beliau  sudah mengijinkan kami semua berangkat bahkan beliaulah yang melepas keberangkatan kami ke Jiarah Wali Songo. 

Sementara Kades Mukti Jaya  Bapak Kintoko saat dihubungi melalui pesan henpone mengatakan.

"Mas saya dari awal tidak tahu keberangkatan warga saya ziarah Walisongo dan sebelumnya enggak ada pemberitahuan ke desa," katanya.

"Dan saya aja tahunya mereka mau berangkat dikasih tau Binmas. Ya kalo masalah katanya enggak ada perhatian itu enggak benar ,karena itu tempat isolasinya bukan di Desa Kami. Nanti kalo masalah bantuan mungkin ada itupun dari kami Mas. Sekarang ini kami semua lagi mencarikan solusi terbaik bagaimana untuk mengurus mereka semua," tambahnya. (Jz/Bs)