Home Pesawaran Sosial

Si Jago Merah Hanguskan Rumah Diana

121
0
SHARE
Foto dok: HandalNews.id

HandalNews.id, PESAWARAN - Rumah milik Diana Martabaya (42), di Desa Kutoarjo Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kamis (19/8/2021) ludes di Lalap si jago merah

 
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik di rumah menimbulkan percikan api yang membakar rumah beserta isinya. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, membuat warga sekitar heboh.
 
Warga beramai-ramai berusaha memadamkan api yang membakar rumah Diana dengan peralatan seadanya. Api terus membesar hingga Hampir merambat kerumah Tetangga yang berdekatan.
 
Kejadian begitu cepat, sehingga Diana beserta anggota keluarga panik dan segera menyelamatkan diri keluar rumah. Mereka pun tak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada.
 
Menurut keterangan dari Orang Tua Kandung Diana - red, Junaidi Ardi menjelaskan kebakaran sekitar pukul 14.00 Wib. "Awal mulanya terjadi korsleting listrik, dari situ langsung mengeluarkan percikan api dan langsung menjalar ke atap-atap rumah," jelasnya.
 
Junaidi menambahkan " Alhamdulilah kedua cucunya yang sedang berada didalam rumah langsung keluar setelah mengetahui ada api.

Namun barang-barang yang ada di dalam rumah seperti, lemari, kursi sofa, TV, satu unit motor Honda Beat, handphone, dan lainnya habis terbakar, pokoknya semua barang-barang isi rumah itu tidak ada yang bisa diselamatkan karna sudah habis terbakar, perkiraan kerugian yang dialami anak saya mencapai Rp700 juta,” ujarnya.
 
Kekecewaan Warga sekitar atas kinerja Pemadam Kebakaran (Damkar) Pesawaran. Pasalnya, pihak Damkar terkesan tidak ada kesiapan dalam menangani kebakaran tersebut.
 
Menurut Keterangan Warga yang ada di lokasi mobil Damkar yang datang hanya satu unit, air yang dibawa juga cuma sedikit, begitu sampai sini justru sibuk dandan keran, setelah keran jadi airnya yang abis, sedangkan api masih besar," ungkapnya.
 
Selain itu, banyak pula kerusakan dan kekurangan peralatan yang ada di Damkar hal itu membuat penanganan menjadi tidak maksimal. 
 
Ia menuturkan, dirinya akan melaporkan kinerja Damkar ke Bupati Dendi Ramadhona agar Bupati tau kinerja damkar yang ada.
 
Atas kejadian tersebut, korban berharap pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran dapat memberi bantuan untuk meringankan beban akibat musibah tersebut. (Red)