Home Lampung Utara Hukum

Siapa Dalang Korupsi Milyaran Dana BOS SMA Negeri 1 Abung Timur???

824
0
SHARE
Fhoto dok : Ilustrasi

Handalnews.id, Lampung Utara - Anggaran Bantuan Operasional Sekolah tahun 2020 yang dikucurkan untuk SMA Negeri 1 Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara. terindikasi dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN), Milyard selaku kepala sekolah diduga dalang dari masalah tersebut.

Menurut pengakuan Narasumber, menjelaskan, tahun 2020 pihak SMA Negeri 1 Abung Timur mendapatkan kucuran dana BOS sebesar Rp.334 juta. “ kita ketahui bersama, dana BOS direalisasikan untuk sejumlah kegiatan yang memang sudah tercantum dalam aturan BOS, nah yang jadi masalah disini, kucuran dana BOS untuk SMA Negeri 1 Abung Timur tidak direalisasikan dengan semestinnya. Karena Milyard selaku Kepala sekolah melakukan tindakan KKN, hal itu dilakukannya untuk mendapatkan keuntungan dan memperkaya diri”,tegas sumber.


Berita Edisi Lalu, Ditengah masa sulit karena pandemi kovid 19, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang sejatinya Program Pemerintah guna penyediaan pendanaan biaya bagi satuan pendidikan sebagai pelaksana program wajib belajar. Justru hal itu jadi Lahan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN),
Milyar selaku Kepsek SMAN 1 Abung Timur, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara.

Berdasarkan hasil Opserpasi di Lapangan bahwasannya anggaran yang dikucurkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020, guna menunjang pendidikan di SMAN 1 Abung Timur senilai Rp 334 juta, yang di peruntukan kepada siswa-siswi sebanyak 223 siswa, melalui Bantuan yang bersumber dari anggaran APBN, kuat dugaan anggaran tersebut tidak direalisasikan sepenuhnya oleh Ibuk Milyard, selaku Kepsek.

Sejatinya anggaran Bos Reguler diperuntukkan untuk pembelian alat multi media pembelajaran, pemeliharaan dan perawatan sarana sekolah, dan penerimaan peserta didik baru. BOS Kinerja diberikan kepada sekolah yang berkinerja baik meningkatkan rapor mutu pendidikan agar mencapai standar nasional pendidikan, namun hal itu berbanding terbalik di SMAN 1 Abung Timur, pasalnya. Dari sepanjang tahun 2005, hingga sekarang, anggaran di sekolah tersebut kuat dugaan di jadikan oknum Kepala Sekolah beserta Keroninya untuk memperkaya diri.
Seperti anggaran Pemeliharaan Sekolah saja, dapat kita lihat. Plapon Atapnya saja sudah pada hancur, yang di kahawatirkan dapat mencelakakan siswa siswi yang sedang aktip belajar.

Menurut keterangan dari beberapa sumber, semenjak sekolah tersebut di Jabat oleh Ibuk Milyard, sekolah itu terkesan tidak ter urus.
Ditambah lagi murid saat ini belajar dirumah, akibat Pandemi Covid-19.

Sumber menambahkan, " sekolah SMAN 1 Abung Timur saat ini diduga jadi sarang tikus dan Kecowa, tutupnya.

Adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), saat wartawan koran ini, melakukan Konfirmasi kepada Ibuk Milyard selaku Kepala sekolah, iya mengataka, saya baru disini, dan saya Nokomen. Ucapnya.

Adanya jawaban yang di sampaikan kepala sekolah tersebut, melyard tidak mencerminkan sebagai selaku pimpinan, bak seakan Jabatan yang di embannya saat ini, terkesan kepala sekolah Karbitan.
Mau tau apa saja bantuan yang diduga dijadikan Lahan Korupsi Oleh para Oknum Korup yang berkedok Bak seolah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, baca edisi mendatang. (Red)