Home Lampung Utara Hukum

SIAPA- SIAPA TERLIBAT PUNGLI DINAS PENDIDIKAN LAMPURA 2019-2020 "Negara Dirugikan Meliaran"

313
0
SHARE
Fhoto dok : ilustrasi

Handalnews.id, Lampung Utara - Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2019/2020, menerima Bantuan Yang bersumber dari APBD, APBN, DAN BOS Pemerintah Daerah hingga Bantuan Pusat dengan total Rp 70.474.519.000,-

Sebelum kita melangkah lebih jauh, alunan cerpen masa lalu. Begitu teriak sang bintang iklan. Selanjutnya satu per satu kader lainnya berseru “Tidak!” sambil menunjukkan gerak badan tertentu tanda tidak setuju dengan korupsi.

Tidak habis-habisnya koruptor-koruptor itu ditangkap. Setidaknya, berkuranglah sedikit. Kapok lah gitu, lihat teman-teman koruptor yang sudah duluan dipenjara. Malah koruptor yang ditangkap ini seakan-akan jadi martir. “Tenang bro, kamu sudah korupsi dengan baik dan benar. Kami akan lanjutkan perjuanganmu dalam dunia perkorupsian. Kami akan ikuti jejakmu, tapi dengan cara yang lebih licin lagi, lebih culas lagi, tentunya dengan hasil yang lebih besar lagi. Jasa-jasamu dalam merintis usaha korup ini tidak akan kami lupakan. Tenanglah di hotel prodeo.” Begitu kira-kira ilustrasinya.

Dari besaran realisasi Anggaran yang mencapai Rp 70,4 miliar, yang mengalir di Dunia pendidikan disana, Hal yang mustahil kalau tidak adanya Korupsi, Mark-up dalam pengelolaan Anggaran sebesar itu.

Berawal Terjadinya Dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme, berkat nyanyian Merdu Yang di lantunkan oleh Narasumber kepada wartawan koran ini, pekan lalu. " iya menceritakan, banyak anggaran yang di kelola Dinas Melalui paket Penyedia baik dibidang Pembangunan, Rehab Ringan dan Rehab Berat. Diduga pihak Dinas Pendidikan mematok Setoran Proyek 10 hingga 15 persen kepada Pihak Ke tiga/kontraktor.

Iya menambahkan " seperti Bantuan BOS baik Reguler hingga Bantuan BOS Afirmasi diduga Pihak Dinas mengintruksikan MKKS dan K3S, untuk memungut iyuran kepada Para Kepala Sekolah yang menerima Bantuan Anggaran BOS, 5 hingga 10 juta per Sekolah.

Masih kata Sumber. 'Oknum Dinas Pendidikan terkenal lihai dan licik dalam memainkan pelaporan anggaran sekolah. Memang Sungguh Ironis dan sangat di sayangkan, Seharusnya mereka Peduli dan Sangat mendukung Dunia Pendidikan sebagai Sarana Mencerdaskan Generasi Bangsa agar dapat melahirkan Generasi yang Cerdik Cendikia dan Amanah agar kelak mampu menjadi pemimpin Bangsa, dan Negara. Tutupnya.

Adanya hal itu. Pihak dinas Pendidikan belum dapat di konfirmasi adanya Oknum Culas yang bersarang di Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara 2019/2020.

Hal ini akan terus di beberkan, kuat dugaan bukan hanya anggaran itu saja yang menjadi lahan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), seperti anggaran DAK non Fisik tahun 2020, kuat dugaan dijadikan Bancakan guna memperkaya diri mereka. (Red)