Home Lampung Tengah Pemerintahan Daerah

SMAN 1 Gunungsugih Laksanakan PTM Terbatas Awal September 2021 

236
0
SHARE
Foto dok: HandalNews.id

HandalNews id, LAMPUNG TENGAH - Menindaklanjuti surat edaran (SE) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dimasa pandemi Covid-19, SMAN 1 Gunungsugih akan melaksanakan PTM awal bulan September 2021 mendatang. 

 
Dikatakan Kepala SMAN 1 Gunungsugih, Hasanudin, S. Pd., M. Pd., saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/8/2021), untuk memulai PTM Terbatas, pihaknya masih akan melakukan rapat dengan seluruh dewan guru yang ada, tujuannya untuk membahas sistem PTM dengan menyesuaikan surat edaran tersebut. 
 
"Rencana kami PTM Terbatas akan dilaksanakan pada awal bulan depan (September-red), tapi kami seluruh dewan guru akan rapat terlebih dulu, untuk membahas sistem PTM, mulai dari pembagian waktu belajar, serta semua ketentuan sebagaimana tercantum dalam surat edaran itu," katanya. 
 
Ditambahkannya, jumlah siswa yang ada di SMAN 1 Gunungsugih, saat ini berjumlah 19 rombong belajar (rombel), sementara jumlah tenaga pendidik (Guru) sebanyak 22 guru PNS dan 17 guru honor. Atas pertimbangan tersebut, sehingga perlu dipersiapkan mengenai waktu pergantian (shif) pertemuan, lama jam pertemuan dan lainnya. 
 
"Yang penting, para siswa merasa nyaman saat belajar, guru juga leluasa memberikan materi pelajaran. Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 kita ikuti, mulai dari sarana cuci tangan dan sabun, pakai masker, jaga jarak, tidak bersalaman (bersentuhan) dan tidak berkerumun," jelas Hasanudin. 
 
Sesuai ketentuan dalam SE Disdikbud Lampung, kapasitas ruangan maksimal 50 persen dari jumlah siswa. Karenanya dalam PTM tersebut siswa akan dibagi jadi dua shif pertemuan, agar kegiatan siswa selama di lingkungan sekolah dapat dikontrol dan di kendalikan, sehingga suasana belajar bisa nyaman. 
 
"Yang paling penting kita harapkan, yaitu dukungan dari seluruh orang tua siswa, kami harapkan dukungan tersebut tertuang dalam surat pernyataan. Namun bagi orang tua siswa yang menolak PTM Terbatas, kami tetap melayani pembelajaran sistem Daring (online)," pungkas Hasanudin. (Gun)