Home Lampung Tengah Pendidikan

SMAN 1 Gunungsugih Terapkan KBM Semi Daring

136
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Dengan pertimbangan tidak semua siswa memiliki HP android, pihak SMAN 1 Gunungsugih, Lampung Tengah, menerapkan dua sistem proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jarak jauh, yang disebut dengan semi Daring. 

Seperti dijelaskan Kepala SMAN 1 Gunungsugih, Ismail, S.Sos., M.Pd., yang diwakili Wakil Kepala Bidang Humas, Drs. Rusli, bagi siswa yang memiliki HP android, dapat menerima materi pelajaran (Mapel) dari gurunya secara online, yaitu sistem Dalam Jaringan (Daring). 

Namun bagi siswa yang tidak memiliki HP android, maka dapat bergabung dengan temannya yg memiliki HP android, atau datang ke sekolah untuk meminta modul Mapel dari guru masing-masing, inilah yang disebut dengan sistem Luar Jaringan (Luring). 

"Karena tidak semua siswa memiliki HP android, maka kami siapkan foto copy modul mata pelajaran, silahkan siswa datang ke sekolah, tapi tidak berpakaian sekolah, datang tidak bergerombol, memakai masker, cuci tangan sebelum dan setelah masuk ruangan," jelas Rusli, Kamis (23/7/2020). 

Ditambahkannya, saat ini jumlah siswa yang tidak memiliki HP android, diperkirakan sekitar 20 persen. Sedangkan jumlah siswa keseluruhan mulai dari kelas X, XI dan XII sebanyak 19 Rombong Belajar (Rombel), adapun jumlah Mapel di sekolah ini ada 15 jenis. 

"Ya bagi siswa yang tidak memiliki HP android, silahkan datang ke sekolah temui guru dan minta modul Mapelnya. Dan kalau ada orang tua siswa yang belum faham, kami persilahkan juga datang ke sekolah untuk berkonsultasi," harapnya. 

Masih kata Rusli, proses KBM pada masa Era New Normal saat ini, dengan sistem jarak jauh (online), akan tetap berlangsung sampai ada kebijakan baru dari pemerintah, yang disampaikan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Propinsi Lampung. 

"Kita tidak tahu akan sampai kapan, dilaksanakannya KBM jarak jauh seperti ini, tapi proses KBM tidak boleh berhenti, sampai ada kebijakan baru dari pemerintah, yang disampaikan oleh pihak Disdikbud Propinsi," pungkas Rusli. (Gun)