Home Lampung Tengah Pariwara

SMKN 2 Terbanggibesar Berikan Kenyamanan Wali Murid

169
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - SMKN 2 Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng), terus berupaya memberikan kepercayaan dan kenyamanan kepada orang tua siswa, salah satunya dengan melakukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

Dikatakan Kepala SMKN 2 Terbanggibesar, Yos Devera, S.Pd. MM., saat ditemui di ruang kerjanya, sesaat usai acara pertemuan antara pengurus Komite Sekolah dengan orang tua siswa, yang berlangsung di halaman sekolah setempat, Sabtu (21/12/2019).

Untuk diketahui, sekolah yang melakukan LPJ secara terbuka dihadapan para orang tua siswa, terkait penggunaan biaya operasional sekolah (BOS) dan dana komite, sementara ini baru dilaksanakan oleh SMKN 2 Terbanggibesar.

"Kita melaksanakan LPJ terkait penggunaan anggaran di sekolah, sudah kita laksanakan sejak tiga tahun lalu, dan kami laksanakan setahun dua kali atau per semester," jelas Yos Devera.

Ditambahkannya, pelaksanaan LPJ telah diatur dalam Peraturan Mentri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Dalam peraturan tersebut telah diatur tentang pertanggungjawaban penggunaan biaya operasional sekolah.

Selain itu, pentingnya diadakan pertemuan antara orang tua siswa, pengurus Komite dan pihak sekolah, untuk menjalin hubungan keakraban atau silaturahmi antara wali murid dengan para guru di sekolah. Diharapkan dengan pertemuan tersebut, ada keterbukaan yang berkaitan dengan kondisi siswa dan lingkungan sekolah.

"Ya pentingnya ada pertemuan antara wali murid dengan pengurus komite dan pihak sekolah, selain ada keterbukaan tentang penggunaan anggaran, juga adanya hubungan emosional, terutama terkait kondisi siswa lingkungan sekolah," kata Yos lagi.

Ditambahkan Yos lagi, SMKN 2 Terbanggibesar menginginkan keterbukaan antara pihak sekolah, pengurus komite dan wali murid, tidak ada hal yang perlu disembunyikan kepada wali murid. Karena anggaran yang dipergunakan oleh sekolah untuk pendidikan siswa, adalah dana yang bersumber dari APBN dan sumbangan wali murid.

"Kami selalu mengedepankan keterbukaan, berharap tidak ada kecemburuan sosial diantara wali murid dengan pihak sekolah, kami harap "Jangan ada dusta diantara kita", pungkas Yos Devera. (Gun)