Home Lampung Tengah Pendidikan

SMKN 2 Terbanggibesar Selalu Cetak Generasi Siap Kerja

129
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Dengan motto "SMK Pasti Bisa," SMKN 2 Terbanggibesar, Lampung Tengah, terus berupaya melahirkan generasi angkatan kerja baru, yang siap kerja sesuai bidang keahlian masing-masing. 

Dikatakan Kepala SMKN 2 Terbanggibesar, Ali Rosad, S.Pd., yang didampingi Kepala Tata Usaha (Ka. TU), Suparman, S.Sos., saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/7/2020). Pada prinsipnya SMKN 2, terus berusaha dan berupaya, untuk melahirkan tenaga kerja ahli sesuai tuntutan zaman. 

"Di sekolah ini memiliki lima jenis kejuruan keahlian, yang semuanya sesuai dengan tuntutan dunia kerja saat ini. Bagi siswa yang tamat dari sekolah ini, kalau tidak melanjutkan kuliah tapi mereka tidak menganggur, karena siswa telah memiliki kahlian," ujar Suparman. 

Ditambahkannya, kelima kejuruan yang dimiliki oleh SMKN 2 ini diantaranya, Kejuruan Geomatika, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Informatika, Teknik Konstruksi dan Properti. Hingga saat ini, belum ada wacana untuk menambah jenis kejuruan baru. 

Masih kata Suparman, jumlah siswa yang diterima di sekolah ini, pada tahun pelajaran (TP) 2020/ 2021, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini berkat kerja keras pihak sekolah, yang memperkenalkan SMKN 2 ke 40 SMP, yang ada di Lampung Tengah sejak Februari 2020 lalu. 

"Jumlah siswa yang diterima, memang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, jumlah tersebut telah disesuaikan dengan analisa kebutuhan, sehingga tidak melampaui kapasitas dan kemampuan sekolah," urainya. 

Rencananya, kepada seluruh calon siswa Kelas X yang telah diterima kemarin, akan dilakukan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 13-15 Juli 2020 mendatang, namun pihak sekolah masih menunggu keputusan juknis dari pemerintah. 

"Ya kalau rencana kami, MPLS akan dilaksanakan pada 13-15 Juli 2020. Tapi kami masih menunggu keputusan dari pemerintah, apakah dapat dilaksanakan atau tidak, kalau sudah dapat dilaksanakan juknisnya seperti apa, kami masih menunggu," pungkas Suparman. (Gun)