Home Bandar Lampung Kesehatan

Stok Kosong, Warga Mondar-mandir Puskesmas Demi Vaksin

72
0
SHARE
Foto dok: ilustrasi

HandalNews.id, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah warga Bandar Lampung yang ingin vaksinasi tahap pertama terpaksa pulang dengan gigit jari lantaran stok vaksin di puskesmas kosong.
 
Beberapa warga bahkan sempat mendatangi tiga sampai empat puskesmas untuk vaksinasi. Namun, stok vaksinnya juga kosong.
 
Pipit (26) warga Kecamatan Sukabumi mengatakan, dia sudah mendatangi setidaknya tiga puskesmas untuk menanyakan ketersediaan vaksin.
 
Tiga puskesmas yang didatangi Pipit adalah Puskesmas Way Laga, Puskesmas Sukabumi, dan Puskesmas Satelit Pahoman.
 
"Orang rumah yang mau vaksin ada tiga orang, tapi saya udah cari-cari katanya habis buat yang vaksin pertama," kata Pipit ditemui di Puskesmas Sukabumi, Rabu (14/7/2021) pagi.

Purwati (28) warga Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat juga mengalami hal serupa.

Purwati sudah sejak pagi ke Puskesmas Segala Mider dengan harapan bisa vaksinasi bersama suaminya.
 
"Nggak ada, kosong, Mas. Tadi juga sempet ke Puskesmas Langkapura, kosong juga yang tahap satu," kata Purwati.
 
Menurut Purwati, berdasarkan keterangan pihak puskesmas, bagi vaksin yang tahap satu memang sudah kosong dan belum diketahui kapan akan tersedia.
 
"Katanya pihak puskes mau koordinasi dulu dengan RT dan kepala lingkungan sama kelurahan, kalau sudah ada akan diberitahukan ke warga," kata Purwati.
 
Kondisi serupa juga terjadi di Puskesmas Rawat Inap Kemiling yang mengaku vaksin tahap pertama sudah tidak ada.
 
Puskesmas bahkan menempelkan pemberitahuan bahwa jadwal pelayanan vaksin Covid-19 akan diberitahukan selanjutnya oleh kecamatan dan kelurahan.
 
"Bingung saya, tadi ke sini pagi-pagi. Sampai sini vaksinnya nggak ada. Saya tanya kapan, orang puskesnya juga nggak tau," kata Al Amin (45) warga Kemiling.

Terkait kekosongan stok vaksin di puskesmas ini, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengakui, stok vaksin untuk masyarakat umum memang sudah habis.
 
"Sebenarnya kita masih ada stok, tapi diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, karena tenaga kesehatan ini kan tiga kali vaksin," kata Eva ditemui usai rapat koordinasi di Polresta Bandar Lampung.

Eva menambahkan, pihak pemkot masih menunggu kiriman dari pusat untuk pasokan stok vaksin bagi masyarakat umum.
 
Menurut Eva, kekosongan vaksin di tingkat puskesmas ini lantaran minat warga yang tinggi untuk vaksinasi Covid-19.

Pada pertengahan Juni 2021, Pemkot Bandar Lampung sebenarnya telah mendapatkan sekitar 200.000 vial vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.
 
"Kita masih tunggu kiriman dari pusat ya soal vaksin ini. Jadi bunda harap masyarakat maklum. Jika sudah ada lagi, langsung kita jadwalkan," kata Eva. (Red)