Home Tanggamus Hukum

Subahana'lah !!! Pembelian PIN Rp.399.500.000 Dikorupsi

755
0
SHARE
Gambar Ilustrasi

Handalnews.id, Tanggamus - Dugaan korupsi terhadap Pembelian PIN Rp 399 juta, Prilaku yang ditunjukan oleh Herly Rakman selaku sekertaris dewan Kabupaten Tanggamus, dimana (ia) memilih untuk Buang badan ketika dikonfirmasi

Indikasi dugaan Korupsi,kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh Oknum Koruptor di DPRD setempat, dimana Modus operandi Mark-up dan adanya pemalsuan kadar karat mas PIN.mengakibatkan Negara merugi rakyat menderita.

Menurut Narasumber dan Data yang ada dimeja redaksi, mengatakan, Pada tahun 2019, ada pengadaan PIN senilai Rp.399.500.000 di Sekretariat Dewan kabupaten setempat yang dikorupsi. “PIN yang diadakan bukan emas melainkan kuningan lalu ditambah adanya Mark-up,” ujar sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.

Lebih rinci, sumber berkata, itukan kuningan yang mengakibatkan Negara merugi rakyat menderita, kalaupun itu emas 22 sesuai dari pengadaan masih terkena masalah Mark-Up. “ begini 450 ribu X 10 Gram emas 22 X 45 angota DPRD hanya menghabiskan Rp 200.430.000., jadi kemana sisanya inilah Mark-Upnya, maka si Herly selaku sekwan buang badan,” tegasnya.

Menurut pengakuan dari Kasubag dan PPK Kegiyatan tersebut mengatakan Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus sebanyak 47 anggota. Harga emas waktu itu Rp 575 Upah nepa pin per satu pin Rp 8rb. Potong PPh/PPN Rp 10%.
Ucapnya.

Disisi lain, Anggota DPRD mana yang tak bangga, jika menyematkan Pin berlambang Garuda Panacasila bertuliskan Dewan Perwakilan Rakyat di sebelah kiri baju yang dikenakan para anggota Dewan, baik saat menjalankan keseharian tugasnya, apalagi pada saat mengenakan pin tersebut pada saat Rapat Paripurna. Pasalnya, pin tersebut terbuat dari emas.

Pancaran kilauan emas tersebut, menambah kegagahan para anggota Dewan. Namun tidak disangka, ternyata, pin emas itu justru menjadi Pemanpaatan oleh Para Oknum-oknum untuk memperkaya diri. (Red)