Home Lampung Tengah Umum

Supriyanto : BJP Pasarku Sayang Pasarku Malang

188
0
SHARE
Foto: dok HandalNews.id

HandalNews.id, Lampung Tengah - "Bandarjaya Plaza (BJP) pasarku sayang pasarku malang," kalimat yang pas untuk menggambarkan kondisi pasar modern Bandarjaya Plaza, yang sangat memprihatinkan. 


"Dengan melihat kondisi pasar yang sangat-sangat memperihatinkan, hati kita perih seperti tersayat sembilu. Pasar itu seperti bangunan tak bertuan," kata Pengamat Pembangunan Daerah, Drs. Supriyanto, Selasa (25/5/2021). 


Hasil penelusuran di lokasi, kondisi bangunan gedung dan seluruh sarana prasarana di dalamnya, sama sekali tidak menunjukkan bahwa pasar ini adalah pasar modern, yang konon jadi kebanggaan masyarakat Lampung Tengah (Lamteng). 


Pada bagian depan, terlihat kerangka besi bangunan yang tidak selesai, dinding bangunan bagian belakang dan samping, nampak retak dibeberapa titik dan kusam, seluruh pintu masuk didapati rusak semua, ditambah lagi bagian atap yang semuanya telah bocor. 


Menurut keterangan beberapa pedagang, bangunan pasar tersebut sama sekali tidak ada perbaikan selama lima tahun, baik pada tembok yang retak, keramik yang mengelupas, pintu rolling door, bagian atap yang bocor hanya ditutup menggunakan terpal plastik. 


Supriyanto mempertanyakan apa fungsinya pengelolaan pasar itu diserahkan kepada pihak ketiga, dan selama lima tahun apa saja yang dilakukan oleh PT. Pandu Jaya Buana (PT. PJB) selaku penelola. Sehingga bangunan pasar itu dibiarkan rusak, kumuh dan tidak terawat. 


Senada dengan harapan beberapa pedagang yang ditemui, Supriyanto berharap kepada Pemkab Lamteng, agar segera menyerahkan pengelolaan pasar BJP, kepada perusahaan pengelola yang telah berpengalaman dan berkwalitas, agar kekecewaan masyarakat pedagang tidak berlarut-larut. 


"Sudah saatnya Bupati Musa Ahmad, mencari dan menyerahkan pengelolaan pasar itu, kepada orang dan perusahaan yang berpengalaman. Cukuplah PT. PJB mengelola pasar itu selama lima tahun, jangan tambah lagi kekecewaan masyarakat dan pedagang," pungkas Supriyanto. (Gun)