Home Lampung Tengah Pariwara

Syarpani: Sebagai Petugas, Jadilah Pahlawan Pembina Napi

162
0
SHARE

Handalnews.id, Lampung Tengah - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunungsugih, Syarpani mengharapkan, agar para pegawai dan petugas Lapas, hendaknya menjadi pahlawan masa kini para Narapidana (Napi), dengan melakukan pembinaan secara maksimal, agar tercipta tenaga yang terampil.

“Sebagai pegawai yang bertugas di Lembaga Pemasyarakatan, hendaknya bisa memberikan kontribusi bagi Napi, berikan mereka bekal, tajamkan ilmu kerohanian, asah keterampilan dan bakat-bakat lainnya, sehingga mereka kelak bebas dapat memiliki keahlian tertentu. Jadilah kita pahlawan masa kini pembina Napi,” harapnya.

Harapan ini disampaikan Syarpani, pada upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-61 tahun 2019, yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Lapas setempat, Senin (11/11/2019).

Ditambahkanny, setiap tahun selalu diperingati peringatan yang sama, sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan serta pejuang, yang telah rela meneteskan keringat, darah, jiwa dan raga untuk meraih kemerdekaan, agar terlepas dari cengkeraman para penjajah.

"Sudah sepatutnya, kita sebagai generasi muda, wajib menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal positif, untuk kemajuan bangsa, serta berperilaku baik dimanapun berada, termasuk juga di dalam Lapas," tegas Syarpani.

Ia pun mengingatkan kepada seluruh pegawai yang ada dilingkungannya, untuk bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)-nya dengan baik.

“Kita sebagai pegawai, wajib bekerja dengan baik, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, secara profesional dan jangan sampai jadi duri didalam instansi, tidak memajukan tetapi justru menghacurkan,” katanya.

Khusus bagi Napi, diharapkan juga dapat menjadikan peringatan Hari Pahlawan ini, sebagai momentum memperbaiki diri.

“Kalau bagi napi, yang harus kalian lakukan saat ini ialah, menjadi pahlawan bagi diri kalian sendiri, berubahlah untuk menjadi yang lebih baik. Pahlawan masa kini itu, adalah manusia yang bisa berkarya untuk bekal bebas kelak. Lalu jangan sampai kembali jadi residivis,” tutup Syarpani. (Gun/Fazri)