Home Pesawaran Pendidikan

Syeikh Muhammad Jaber Akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Kampung Qur'an

1055
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Peletakan batu pertama, untuk peresmian Kampung Qur'an " yang berada di Desa Bogorejo Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, pada Rabu 18 Desember 2019 mendatang, akan di hadiri oleh Syeikh Muhammad Jaber.

Menurut ketua Yayasan Iqbal Abdul Aziz,  inspirasi untuk mengembangkan Kampung Quran diawali dengan kedatangan beberapa orang asal Provinsi Bengkulu tahun 2017  yang ingin belajar membaca Al - Qur'an.

"Karena pada saat itu memang tidak ada tempat untuk menginap, sehingga akhirnya kami yang datang ke Bengkulu untuk memberi pelajaran membaca Al - Qur'an," jelasnya, Senin (16/12/19).



"Alhamdulillah dalam beberapa hari lagi tepatnya di Desa Bogorejo Kecamatan Gedong Tataan Pesawaran melalui yayasan Umar Bin Abdul Aziz  tempat belajar mengatasi buta Al -Qur'an akan resmi dibuka dan dihadiri juga oleh Syeikh Muhammad Jaber," timpalnya.

Saat ini katanya, kantor pusat yayasan Umar Bin Abdul Aziz masih di Metro Lampung, akan tetapi dalam waktu dekat setelah di resmikan peletakan batu pertama, kantor pusat akan di pindah di Kabupaten Pesawaran. Sedangkan Metro menjadi cabang perwakilan," ujarnya ketua Yayasan.

Lebih lanjut masih menurut ketua yayasan, belajar Qur'an tidak dibatasi usia, anak-anak hingga orang tua bisa belajar membaca Qur'an di yayasan tersebut.

"Konsepnya kampung Quran menfasilitasi umum belajar Al Qur'an lebih ke wisata relegius. Program unggulan kami setiap bulan mendatangkan penceramah Nasional.
Saya berharap rekan-rekan media bisa menjembatani sehingga masyarakat dapat mengetahui tujuan dari yayasan yang akan kami resmikan. Masyarakat kita masih banyak yang buta Qur'an bahkan jutaan  orang masih buta Al -Qur'an dan terjemahannya," ujarnya lagi.

Ditengah tengah lingkungan yayasan tersebut, juga akan melibatkan warga setempat untuk untuk dijadikan Home Stay (rumah tinggal-red) bagi masyarakat luar daerah yang datang untuk untuk melakukan wisata relegius sehingga masyarakat juga akan merasakan pendapatan saat pengunjung dari luar kota akan bermalam.

"Sasaran utama kami pada akhirnya kami akan turut serta dalam pencanangan bebas buta Al - Qur'an di tahun 2025," pungkasnya.   (Ismail)