Home Mesuji Peristiwa

Tega.. !!! Di Mesuji Bantuan Beras Untuk Warga Miskin tak Cukup 10kg

217
0
SHARE
fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Mesuji - Di duga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kabupaten Mesuji Kurang Jumlah Berat yang di bagikan ke masyarakat, yang seharusnya bantuan beras sebanyak 10 kg hanya 9,5 kg per karung.

Menurut keterangan, Penyedia E warung yang enggan di sebutkan Namanya mengatakan, Kami malah baru tau ketika memang benar-benar di timbang bobot beras hanya 9,5 kg selama ini yang di bagikan ke masyarakat oleh penyedia, Soalnya kami sebagai E warung yang di tunjuk hanya ketempatan barang, bukan kita yang belanja sendiri ke toko, Ada yang menyuplai langsung bantuan tersebut, diantara Beras, Buah Pir, Telor, kacang Hijau. Senilai harga Rp. 200.00 "ucapnya saat di temui Pada 28/7/20.

"Saat di singgung siapa penyuplai barang bantuan tersebut, mengatakan untuk mekanisme Bantuan tersebut, semua memang sudah di kondisikan oleh Tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) masing-masing, dimana kita harus membeli barang bantuan tersebut, " jadi tugas E warung hanya ketempatan barang untuk di bagikan kemasyarakatan, sebelum barang batuan datang kita wajib mentransfer uang terlebih ke penyedia. "Ucapnya.

Ditempat terpisah, Kepal Dinas Sosial kabupaten Mesuji, Gunarso mengatakan, untuk Jumlah penerimaan Bantuan BPNT di Mesuji sebanyak kurang lebih 9000 Keluarga penerima manfaat (KPM) dengan rincian sebesar Rp.200,00 per paket, untuk aitem barang nya berupa Beras 10 kg kualitas medium, Telor 1 karpet, buah pir 1 kg, dan kacang hijau 1 kg yang di bagikan setiap bulan. "Ucap Gunarso saat di konfirmasi pada 28/7/20.

"Masih jelas Gunarso, perlu di ketahui di Mesuji E _warung yang sudah ada hanya ketempatan, bukan E_warung itu sendiri yang belanja, sudah ada penyedia barang nya sendiri selama ini.

"Saat di singgung terkait beras bantuan kemasyarakat, kurang dengan berat yang sudah di tentukan, Gunarso mengatakan "kalau memang kurang dari 10kg harus di ganti itu tanggung jawab penyedia, serta E_warung jangan terima barang tersebut harus di kembalikan ke penyedia. "Ucapnya tegas.

"Lanjutnya, di setiap kecamatan ada pendamping TKSK, mempunyai peran sangat penting, yaitu mengawasi pembagian sampai kemasyarakatan apabila ada temuan di lapangan segara laporkan ke Dinas sosial. "Pungkasnya. (JZ)