Home Bandar Lampung Hukum

Tercela, Ismargono Diduga Korupsi Dana BOS SMK Negeri 6 Balam

244
0
SHARE
Foto: dok Handalnews.id

Handalnews.id (BALAM) Sungguh tidak layak dicontoh (tercela) atas tindakan Ismargono selaku Kepala SMK Negeri 6 Bandar Lampung. Pasalnya, ia diduga kuat melakukan tindakan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 milik sekolah tersebut.
 
Perlu diketahui,terungkapnya masalah diatas berawal dari nyanyian Narasumber yang berhasil di himpun Tim Handal Lampung. dimana sumber menuding bahwa, Ismargono selaku kepala SMK Negeri 6 Bandar Lampung melakukan tindakan Korupsi dana BOS. "ya betul Ismargono aktor utama dibalik Masalah KKN BOS tersebut",tegasnya.
 
Lanjut sumber, untuk modus yang dilancarkan ialah mark-up/menggelembungkan anggaran pengeluaran dari beberapa aitem kegiatan yang dibiayai dana BOS. " Saya tegaskan, pihak SMK Negeri 6 Bandar Lampung, mendapatkan kucuran dana BOS tahun 2020 melalui 3 tahapan pencairan. Tahap I senilai Rp.324.480.000,-.
 
Lalu tahap II Rp.430.640.000,-. Dan tahap III Rp.365.280.000,-. Dari setiap tahapan pencairan,direalisasikan untuk pembiayaan aitem kegiatan yang sudah tercantum didalam peraturan BOS. Nah dari setiap pembiayai aitem kegiatan itulah Ismargono dibantu oleh orang-orang kepercayaannya menjalankan aksi Mark-upnya",papar sumber.
 
Terus sumber, untuk aitem kegiatan yang sangat ketara di Mark-up ditahap pertama ialah, pengembangan perpustakaan Rp 50 juta, kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler Rp 120.214.949,-. kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 29.100.000,-. Adm kegiatan sekolah Rp 13.257.675,-. langganan daya dan jasa Rp 17.743.628,-.
 
Lalu ditahap II Pengembangan perpustakaan Rp 50.000.000,-. kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler Rp 16.710.652,-. kegiatan asesmen/evaluasi pemnelajaran Rp 29.530.660,-. administrasi kegiatan sekolah Rp 84.383.624,-. pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp 70.020.027,-. pembayaran honor Rp 179.640.000,-.
 
Lain tempat, saat Ismargono dihubungi melalui whatshap. Yang bersangkutan justru langsung memblokir nomor.
 
(*)